Golkar Ali Mazi di Atas Angin .:. Eksepsi DPP Golkar Ditolak, Ridwan BAE Anggap Belum Sidang

Kendari,KP
Golkar versi Ali Mazi makin di atas angin. Sidang keempat yang digelar Rabu lalu  membawa duka bagi DPP Golkar, setelah  eksepsinya ditolak Pengadilan Jakarta Barat.  Penolakan ini menurut saksi yang diajukan Golkar versi Ali Mazi, Imran, karena semua argumen yang diutarakan  DPP dianggap bertentangan dengan AD/ART partai.

Misalnya,  lanjut mantan sekretaris Golkar periodenya  Adel Berty ini, bahwa pelaksanaan Musdalub kabupaten/kota yang digelar di luar wilayah hukum DPD I Sultra itu cacat hukum.

“Hakim melihat ada kejanggalan. Selain itu, soal kewenangan yang dilakukan DPP untuk menggelar Musdalub. Ini tidak ada juga dalam AD/ART partai, apalagi tidak dihadiri 2/3 pengurus kecamatan. Soal Musdalub DPD I Golkar Sultra juga dianggap cacat. Karena itu saat eksepsi DPP Golkar, itu ditolak  hakim,” katanya.

Kendati begitu, Ridwan BAE samasekali tidak mengakuinya. Kata dia, bagaimana menang, sedangkan gugatan mereka baru diterima pengadilan.

“Ini persidangan belum ada. Yang ada gugatan mereka baru diterima oleh PN, tapi  sudah bilang menang. Itu syah-syah saja dalam sebuah persidangan. Gugatan yang mereka tujukan pada DPP Golkar karena menganggap Musdalub tak sah. Tapi bagi kita dan DPP semua syah dan berjalan sesuai  mekanisme dan AD/RT Partai Golkar. Ingat ya, sepanjang DPD I tidak dapat menyelesaikan masalah yang terjadi   di DPD II/DPD I, maka akan diambil alih DPP. Tidak ada aturan diambil alih karatekar, ” ujarnya.

Kendati demikian, bupati Muna ini menghargai jalur  yang ditempu kubu Ali Mazi.”Kita hargai apa yang mereka lakukan. Itu hak mereka. Saya cuma menghimbau pada kader Golkar se Sultra tidak usah pusing dengan  isu-isu yang menyesatkan dan tidak benar. Mari kita bersatu untuk memenangkan pemilu 2009. Khusus pada KPU Sultra dan KPU kabupaten/kota, apa yang terjadi ini cuma perbedaan internal saja. Mereka mau menuntut ya silakan saja, yang  mereka tuntutkan DPP Golkar. Sebagai kader Golkar kita terus jalan dan terus memantau perkembangan masyarakat Sultra dan mengambil langkah-langkah untuk memenangkan pemilu 2009,”katanya.

Atas sikap ini, pengurus Golkar versi Ali Mazi, Bariun angkat suara. Menurutnya, Ridwan salah persepsi soal hukum. Atau boleh jadi tak mengerti hukum.  Sebab apa yang tersalin dalam putusan sela itu tentang eksepsi ditolak, berarti sudah dilakukan persidangan.

“Artinya, kalau eksepsi ditolak, berarti jawaban tergugat tak dibutuhkan lagi. Mana mungkin akan  ada  persidangan lanjutan kalau sudah ditolak. Seperti menempuh kasasi atau upaya lainnya. Ini kok jelas ditolak pengadilan.   Makanya saya katakan Ridwan tak mengerti hukum. Lagian, Golkar Ali Mazi berperkara dengan DPP, bukan Ridwan. Ini yang harus dipahami,” tukas Bariun kemarin.

Bariun mengajak Ridwan untuk melihat putusan final pengadilan yang akan digelar  Kamis depan. “Yang jelas kita sangat menghargai Pak Ridwan. Tapi sekali lagi  kami anggap Ridwan  tak paham hukum,” katanya. (tri/nan/wal)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s