1 Bolton v Arsenal 3 (Matchday 5) .:. Gunners Makin Matang

Bolton, KP
Tak salah menyebut Big Four bakal kembali mendominasi Premier League musim ini. Memasuki pekan kelima, tiga urutan teratas menjadi milik Arsenal, Liverpool, dan Chelsea. Praktis hanya Manchester United (MU) yang masih terseok-seok di awal musim.

Arsenal yang sempat kalah dari Fulham 0-1 di pekan kedua (23/8), memperlihatkan sebagai tim yang layak menjadi kandidat juara musim ini. Skuad muda The Gunners (sebutan Arsenal) musim lalu, kini mulai memperlihatkan kematangannya. Seperti yang diperlihatkan Cesc Fabregas dkk saat melumat tuan rumah Bolton Wanderers 3-1 (2-1) di Stadion Reebok dini hari (21/9) kemarin WIB.

Bolton memang membuka gol lebih dulu lewat heading penyerang Kevin Davies pada menit ke-14. Tapi, Arsenal tidak panik. Dengan gaya permainan agresif via serangan balik, skuad Arsene Wenger membalikkan keadaan berkat gol Emmanuel Eboue pada menit ke-26 dan Nicklas Bendtner semenit kemudian. Denilson melengkapi kemenangan Gunners pada menit ke-87. “Saat ini kami sangat kuat baik dari segi mentak, fisik, dan teknik. Penampilan kami semakin matang,” terang Wenger kepada Sportinglife.

Performa gemilang Arsenal menumbuhkan harapan Wenger bakal meramaikan persaingan juara musim ini dengan Chelsea, MU, maupun Liverpool. Apalagi kegagalan timnya musim lalu bukan karena perbedaan yang jauh. “Musim lalu kami sangat dekat dengan tim juara (MU). Kami hanya tertinggal empat poin dan hanya tiga kali kalah,” sambung pelatih asal Prancis yang 12 tahun terakhir menangani Arsenal itu.

Sementara itu, pelatih Bolton Gary Megson menyebut Arsenal seolah memberi pelajaran sepak bola kepada The Trotters, sebutan Bolton. “Setelah kami mencetak gol, Arsenal benar-benar mendikte kami selama 30 menit. Kami seharusnya tidak membiarkan tim lawan memainkan bola lama-lama (perbandingan penguasaan bola adalah Bolton 29 persen dan Arsenal 71 persen, Red),” terangnya kepada Setanta Sports.

Sayang, kemenangan Arsenal harus dibayar mahal dengan cedera yang menimpa bek kiri Gael Clichy. Punggawa Timnas Prancis itu harus meninggalkan lapangan di akhir babak pertama gara-gara tackle keras Davies di akhir babak pertama. Clichy bahkan sempat dilarikan ke rumah sakit karena dikhawatirkan ada tulang kakinya yang retak. “Saya belum tahu apakah Clichy harus absen lama atau hanya butuh istirahat. Kabar awal yang saya terima, kulitnya sobek. Itu berarti tackle yang lumayan keras dari Davies dan seharusnya tidak cukup dengan kartu kuning,” papar Wenger sedikit kesal kepada Footy Mad. (dns)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s