Panwas Sita Berkas Caleg Partai Golkar

Kendari, KP
Batas waktu perbaikan berkas Calon anggota legislative (Caleg) sudah berakhir sejak 16 September lalu. Namun diduga, masih ada Parpol yang menyerahkan berkas Calegnya tadi malam. Hal itu terjadi tadi malam sekitar pukul 22.10 Wita, di sekretariat KPU Sultra. Belasan massa menggerebek berkas caleg DPD I partai Golkar yang diduga untuk perbaikan. Berkas tersebut dibawa menggunakan mobil Kuda merah, ditumpangi satu perempuan dua lelaki.

Massa yang menamakan diri dari DPM Hukum Unhalu itu meminta praktik tersebut diamankan pihak berwenang. Menurut Kasim, perwakilan dari DPM Hukum, langkah ini sudah membuktikan adanya konspirasi partai tertentu dengan KPU.

’’Ini tanggalnya sudah lewat. Masa KPU masih menerima berkas Golkar. Ada apa ini. Praktik ini harus perlu ditelusuri,’’ tegas  Kasim tadi malam.

Dia mengaku, bersama beberapa rekannya membuntuti mobil Kuda warna merah tersebut, dari kantor Golkar hingga KPU. ’’Saat turun, yang pertama dilihat lelaki menggunakan kopia hitam. Selanjutnya menyusul perempuan menggunakan kaos kuning dan terakhir lelaki bertubuh subur berbaju hitam, memegang map. Inilah yang kami curigai map untuk pemasukan berkas dan perbaikan,’’ katanya yang diamini rekan-rekannya.

Saat memeriksa map itu, Kasim mengaku ada beberapa nama caleg seperti Samsur Watu, Sutan SH, Asman, LM Samsir Silikran SP, Mashud, HJ Husnah Lazahi, H Muhamad Said Pidani, Mudin Musa, Musdalifa Mustafa, Karim Aburaera dan La Nika.

’’Kami masih menunggu panwas untuk mengamankan berkas tersebut. Ini pelanggaran yang dilakukan KPU,’’ kata Kasim  sembari  berjanji akan menggelar aksi. Lantas, apa bukti yang Anda pegang? Kasim mengaku saat penggerebekan disaksikan polisi dan dokumentasi yang mereka pegang.

Anggota KPU Abdul Sahir Sos ketika dikonfirmasi tadi malam mengatakan, berkas tersebut dari KPU Sultra, bukan dibawa pengurus   Golkar. Kedatangan pengurus Golkar untuk pengaturan nomor urut, bukan perbaikan berkas, apalagi memasukkan berkas baru.

Lalu kenapa harus malam hari? Menurut mantan anggota KPU Kota Kendari itu, KPU Sultra punya waktu 24 jam. ’’Meskipun malam hari kami terus bekerja untuk merampungkan, karena dikejar pengumuman DCS (daftar calon sementara).

Hal sama juga dikatakan Asman, yang mengaku dari staf  sekretariat Golkar Sultra. Menurutnya, kedatangannya ke KPU untuk perbaikan nomor urut, bukan pemasukan berkas.

Apa respon panwas Sultra? Semalam Zamzam Said yang dihubungi mengaku sudah menyita berkas yang diduga dibawa Golkar ke KPU. Selanjutkan akan dilakukan verifikasi.

“Jika memang berkasnya memang belum ada di KPU, berarti berkas yang dibawa tadi malam itu temuan. Soal langkah selanjutnya, saya masih akan konsultasi dengan rekan-rekan panwas termasuk ketua,’’ tukas Zamzam.(cr2/nan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s