TAJUK -:- Menyambut Kedatangan Presiden

UNTUK ketiga kalinya selama menjabat sebagai orang nomor satu di Republik Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berkunjung ke Sulawesi Tenggara (Sultra). Kedatangan SBY kali ini tidak lain rangkaian safari ramadhan sekaligus sebagai “pengobat” hati bagi warga Sultra, sebab saat pembukaan acara Utsawa Dharma Gita (UDG) tingkat nasional beberapa waktu lalu, SBY berhalangan hadir.

Momen kedatangan SBY kali ini sangat berarti dan penuh sejuta makna. Berarti karena SBY tentu saja menaruh perhatian begitu besar kepada wilayah ini yang seakan belum-belum “merdeka” dari pembangunan. Padahal, seluruh Presiden RI, mulai era Soeharto, BJ Habibie, KH Abdurrahman Wahid hingga Megawati Soekarno Putri setidaknya pernah menginjakkan kaki di bumi anoa ini. Bermakna karena kehadiran seorang presiden di suatu daerah pasti ada sesuatu yang istimewa. Apa sih sebenarnya esensi dari setiap kunjungan kepala negara di suatu wilayah? Ini harus dijawab oleh seluruh petinggi daerah, sehingga kehadiran presiden harus dimanfaatkan sebagai ajang curhat atas terjadinya ketimpangan pembangunan di daerah.

Jangan sampai kehadiran presiden hanya sekadar dijadikan prestise bagi kepala daerah, sementara tidak ada sama sekali nilai tambah diperoleh. Kalau itu terjadi, sama halnya kita membuang garam di laut—jadinya hanya berujung kesia-siaan. Atau jangan sampai moment tersebut hanya dimanfaatkan  ajang “kampanye” , sebab Presiden SBY juga saat ini posisinya sebagai salah satu dewan pembina disalah satu Partai Politik (Parpol). Asumsi-asumsi ini bisa saja terjadi, manakala jadwal kunjungan SBY hanya sebatas seremoni sekaligus “menyenangkan” hati seseorang karena berhasil mendatangkan presiden di daerahnya. Apakah itu memang target pemerintah provinsi Sultra? Meskipun diketahui, moment kehadiran SBY sekaligus meluncurkan program Gubernur Sultra H Nur Alam yang dikenal dengan nama Bangun Kesejahteraan Masyarakat (Bahteramas)—pendidikan gratis, kesehatan gratis serta pemberian dana block grand Rp 100 juta untuk setiap kelurahan/desa.

Tentu saja di kepala gubernur tidak hanya itu yang akan dilakukan SBY saat berada di Kendari. Soal maraknya investasi di Sultra, pembangunan sarana kesehatan, yakni RSUP provinsi, pembangunan sejumlah bandara di berbagai daerah, dan lain sebagainya harus dijadikan laporan tersendiri kepada presiden sudah sejauh mana realisasi dan dukungannya dari masing-masing departemen. Terkhusus laporan mengenai angka kemiskinan yang masih begitu besar di daerah. Dari situ SBY tentu saja akan mendapat informasi lengkap dan langsung, tanpa lewat orang ke dua atau ketiga. Saat itulah kita dapat melihat bagaimana respon SBY dengan keluhan masyarakat Sultra yang selama ini masih sebatas janji-janji politik.

Soal kemiskinan, Pemprov harus menyodorkan angka riil, tanpa perlu risih menyampaikan ke presiden. Bukankah masalah terberat di hadapi seluruh kepala daerah di Sultra soal tingginya angka kemiskinan? Jadi gubernur harus berbesar hati mengungkapkan itu, sehingga SBY bersama rombongan mengetahui sekaligus mencarikan solusi terhadap persoalan dimaksud.

Kita yakin, Pemprov maupun pemerintah kabupaten/kota hingga kini masih keteter mengatasi besarnya angka kemiskinan. Di Kota Kendari saja yang merupakan ibu kota provinsi Sultra angka kemiskinannya masih tergolong tinggi, apalagi di kabupaten lainnya. Inilah yang mungkin menjadi topik utama yang akan disampaikan ke presiden agar kehadiran orang nomor satu di negeri ini bermakna. Baik bagi pemerintah maupun kepada masyarakat. Yakin lah, dengan membeberkan soal kemiskinan ini, tidak akan membuat kita malu atau jatuh pamor. Pasalnya, kita sendiri belum sanggup mengatasi persoalan tersebut, sehingga lebih  memilih diam seribu bahasa, bahkan merasa malu diketahui publik. Padahal realitanya angka kemiskinan masih tinggi bukan? Sekali lagi, mari manfaatkan kedatangan SBY di Sultra untuk membangun daerah dan masyarakat, bukannya sekadar menggelar acara seremoni belaka tanpa ada hasil yang dicapai. (***)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s