Penyaluran BLT di Lalembuu Disoal

Andoolo, KP
Keputusan PT Pos Indonesia di Kecamatan Tinanggea untuk mendistribusikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada masyarakat miskin di Kecamatan Lalembuu dengan menguasakan penuh kepada para Kepala Desa mendapat sorotan dari LSM Waskat. Betzar, juru bicara LSM Waskat mengatakan, penyaluran BLT oleh Pos Tinanggea itu menyalahi prosedur dengan membayar warga tanpa melalui petugas Pos, tetapi dikuasakan kepada para Kepala Desa.

“15 Kepala Desa se Konsel dikuasakan membayar BLT kepada masyarakatnya di desa masing-masing. Tugas ini menurut kami sudah menyalahi aturan, mengingat pembayaran tanpa kehadiran petugas Pos dianggap rawan. Kerawanannya kami temukan adanya pemotongan dana BLT kepada setiap penerima oleh Kepala Desa sebesar Rp 10 ribu,” ujarnya kepada koran ini akhir pekan lalu di Kantor PT Pos Tinanggea, usai melakukan pemantauan di Kecamatan Lalembuu.

Menurut Betzar, pemotongan dana BLT untuk warga Miskin tidak bijaksana, terlebih lagi warga saat ini sangat membutuhkan untuk kepentingan Ramadhan dan Idul Fitri. “Jumlah penerima BLT di Kecamatan Lalembuu itu mencapai¬† 2 ribuan. Kalau ini semua disunat oleh aparat Desa sangat disayangkan. Bupati Konsel H Imran diminta memberikan sanksi kepada aparat yang melakukan pemotongan BLT,” pintanya.
Di tempat terpisah, Salim warga Kecamatan Landono mengaku, penerimaan BLT tahap dua tahun 2008 ini dianggap tidak adil. Ketidakadilannya karena banyak warga yang layak menerima BLT dan sudah memiliki kartu BLT tahun lalu tidak lagi mendapat panggilan untuk menerima BLT. “Kemana kartu BLT warga, kenapa tidak diberikan. Jangan sampai diganti oleh oknum aparat Desa,” ujarnya, kemarin.

Menurut Salim, penerimaan BLT di Kecamatan Landono banyak warga yang dirugikan. Selain sudah tidak lagi mendapat panggilan, ada juga pemotongan atas bantuan tersebut. “Dana BLT yang ditemia oleh warga seharusnya Rp 400 ribu, tetapi ada juga warga yang tidak penuh bayarannya. Karena itu kepada PT Pos sebaiknya membayarkan langsung kepada warga yang bersangkutan, jangan didelegasikan kepada orang lain,” pungkasnya.(era/ong)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s