RSUD Abunawas Kembali Kontrak Ahli Internis .:. Dokter Spesialis Diupah Rp 5 Juta

Kendari, KP
Manajemen RSUD Abunawas dibawah kendali dr H Ridwan, banyak melakukan perubahan. Setelah sukses meloby kementrian kesehatan RI guna peningkatan status rumah sakit pimpinannya ke ke tipe B, rumah sakit yang beralamat di Kelurahan Jati Mekar, Kecamatan Kendari itu mendatangkan dokter penyakit dalam.

dr H Ridwan, Dirut RSUD Abunawas menuturkan kebijakan ini diambil guna memenuhi standarisasi kelayakan bagi rumah sakit berkategori B. Dokter spesalis yang dimaksud ber-KTP dr Rustam H Tawa, Sp, PD, yang merupakan jebolan pasca sarjana Universitas Hasanuddin Makassar.

Diakui, penempatan dokter ahli internis ini merupakan kebutuhan yang mendesak, mengingat selama ini RSUD Abunawas untuk keperluan operasi selalu meminta rujukan atau rekomendasi dari dokter spesialis yang bertugas di RSUD provinsi.

Akibatnya lanjut dia, seseorang pasien kadang mengalami keterlambatan operasi, hingga bermuara pada nilai ongkos yang bakal dikeluarkan. “Yang bersangkutan kami kontrak selama lima tahun, dengan insentif Rp 5 juta/bulan,” terang dr H Ridwan.

Mantan kepala Puskesmas Kemaraya ini lalu merunut bila seorang pasien yang berumur diatas 40 tahun bila tidak mendapat rekomendasi dari ahli internis maka operasipun urung dilakukan, mengingat antara ahli penyakit lainnya saling memiliki keterkaitan erat.

Ditambahkan selain dengan honor yang bersumber dari APBD Kendari, spesialis internis ini juga mendapat fasilitas rumah dan kendaraan operasional berupa mobil. dr Ridwan menandaskan kedepan dr Rustam H Tawa telah menyatakan niatannya untuk hijrah ke Pemkot Kendari.

Sebelumnya hal sama juga dilakukan manajemen RSUD Abunawas, yakni dengan mengontrak dokter spesialis THT, dan dokter ahli kandungan. Namun demikian aset Pemkot ini masih saja  kekurangan dokter spesialis saraf. “Alhamdulillah menutupi kekurangan yang ada, saat ini dua dokter di RSUD Abunawas tengah menempuh pendidikan di Unhas Makassar dengan spesialisasi  saraf dan radiologi,” tutur mantan Kabid pemberantasan penyakit menular Dinkes ini sembari menyebutkan nama dokter yang dimaksud yakni dr Irma Aboe Kasim, dan dr Ruslan Rufa. (cr4)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s