BPOM Tarik Peredaran 28 Produk Susu Tiongkok

Jakarta, KP
Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) meminta Asosiasi Peritel Indonesia (Aprindo) menarik peredaran dan menyegel 28 produk susu dan produk yang mengandung susu impor dari Tiongkok. Itu dilakukan untuk mengamankan dari risiko terpapar melamin yang terkandung dalam produk susu asal Tiongkok.

Perintah itu disampaikan dalam surat edaran BPOM kepada Asosiasi Peritel Indonesia tertanggal 23 September. ’’Pengamanan terhadap produk-produk susu serta produk-produk yang mengandung susu dari Tiongkok dilakukan dengan cara menariknya dari peredaran, menyegel dan melaporkan hasilnya kepada BPOM,’’ ujar Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari dalam rilisnya kemarin (23/9).

Produk-produk yang ditarik dari peredaran meliputi 28 item, yakni Jinwel Yougoo susu fermentasi rasa jeruk, Jinwel Yougoo aneka buah, Jinwel Yougoo tanpa rasa, Guozhen susu bubuk fullcream, Meiji Indoeskrim Gold Monas rasa cokelat, Meiji Indoeskrim Gold Monas rasa vanila, Oreo Stick Wafer, dan Oreo Cokelat Sandwich Cookies.

Selain itu, M&M’s kembang gula cokelat susu, M&M’s cokelat susu, Snicker’s (Biskuit-Nougat lapis cokelat), Dove Choc kembang gula cokelat, Dove Choc, Dove Choc, Natural Choice yogurt Flavoured Ice Bar, Yili Bean Club matcha Red Bean ice bar, Yili Bean Club red bean ice bar, Yili Prestige Chocliz, Yili Chestnut Ice Bar, dan Nestle Dairy Farm UHT pure milk.

Produk lain adalah Yili High Calcium low fat Milk Beverage, Yili High Calcium Milk Beverage, Yili pure milk 205 ml, Yili Pure Milk 1 L, Dutch Lady Strawberry Flavoured milk, White Rabbit Creamy Candy, dan Yili Choice Dairy Frozen Yoghurt Bar (kembang gula).

Siti Fadilah menegaskan, setelah dicek di lapangan, BPOM tidak menemukan susu formula (susu untuk bayi) di Indonesia yang diimpor dari Tiongkok. ’’Pada malam ini saya umumkan bahwa di Indonesia susu formula yang diberikan kepada bayi tidak ada yang berasal dari China,’’ tegasnya.

Meski demikian, Siti membenarkan bahwa ada produk susu untuk orang dewasa berasal dari Tiongkok yang beredar di Indonesia, yakni susu bubuk full cream merek Guozhen, dengan nomor pendaftaran ML 805309001478. ’’Karena itu, BPOM akan berkoordinasi dengan Departemen Perdagangan untuk mengamankannya,’’ jelas Menkes.

Kepala BPOM Rubiana Husniah Thamrin Akib yang mendampingi Menkes menambahkan, susu formula yang beredar di Indonesia meski bahan bakunya dari luar negeri, dibuat (diproduksi) di Indonesia. ’’Tidak ada susu bayi yang diimpor dari China,’’ ujarnya.

Dia membenarkan bahwa ada satu produk susu untuk orang dewasa yang terdaftar di Indonesia dan berasal dari China. Namun, produk tersebut belum dipastikan mengandung melamin. ”Saat ini sedang kami lakukan pemeriksaan”, ujar Ance, panggilan akrabnya.

Pada 18 September lalu, BPOM sudah membuat surat edaran ke Balai POM seluruh Indonesia untuk melakukan pemeriksaan seluruh produk susu yang beredar di pasaran. Pemeriksaan itu untuk mengantisipasi produk ilegal yang beredar di pasar ritel. ”Karena itu, saya minta masyarakat bila menemukan produk susu ilegal atau tidak terdaftar di BPOM segera melaporkan ke Unit Layanan Konsumen BPOM dengan nomor telepon (021) 4263333. Semua laporan akan kami tindaklanjuti,” katanya.

Menjawab pertanyaan mengenai susu asal Tiongkok yang telah memperoleh izin edar BPOM, Menkes menyatakan bahwa izin edar susu full cream untuk orang dewasa diberikan setahun lalu. Walaupun kita belum tahu apakah susu tersebut juga tercemar melamin, kita perlu kehati-hatian. ”Susu full cream untuk orang dewasa itu untuk sementara kita akan tarik,” tegasnya.

Menkes juga menambahkan, susu bermasalah itu harus ditarik dari peredaran. Masyarakat tidak boleh mengonsumsi susu yang tidak memiliki izin edar dari BPOM. Apabila ditemukan peredaran susu bermasalah tersebut, Menkes minta masyarakat melaporkan ke Unit Layanan Konsumen BPOM. (noe/agm)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s