FBI Selidiki Raksasa Ekonomi Ambruk karena Penipuan

Washington, KP
Bertumbangannya lembaga keuangan kelas gajah AS diduga tidak murni dipicu oleh kondisi ekonomi yang buruk. Biro Penyelidik Federal AS (Federal Bureau of Investigation/FBI) bahkan mencurigai beberapa petinggi lembaga keuangan besar yang ambruk itu melakukan praktik penipuan.

Pejabat FBI di Washington kepada jaringan berita CNN mengungkapkan, pihaknya tengah menyelidiki kemungkinan tindak penipuan yang dilakukan pejabat dua lembaga pembiayaan perumahan, yakni Fannie Mae dan Freddie Mac, serta lembaga asuransi terkemuka American International Group (AIG) dan lembaga investasi Lehman Brothers Holdings Co. Selain itu, FBI menyelidiki kemungkinan penipuan oleh bank yang telah ditutup IndyMac Bancorp dan lembaga pinjaman perumahan Countrywide Financial yang kini diambil alih Bank of America.

Juru Bicara Departemen Kehakiman AS Brian Roehrkasse saat dikonfirmasi tentang langkah FBI itu tidak membantah. ”FBI telah melakukan tanggung jawabnya untuk menginvestigasi praktik curang beberapa perusahaan. Namun, kami tidak bisa mengungkap objek yang diinvestigasi,” ujarnya
Meski begitu, pejabat FBI yang enggan diungkap identitasnya mengatakan, penyelidikan FBI difokuskan pada lembaga serta individu-individu yang bertanggung jawab dalam operasional. ”Secara total FBI menyelidiki 26 lembaga keuangan sejak tahun lalu,” ujarnya. Menyusul munculnya kabar tersebut, tak satu pun pejabat di empat lembaga keuangan besar itu yang bersedia menanggapi.

Sebelumnya, Direktur FBI Robert Mueller mengungkapkan, penyelidikan diarahkan apakah di antara lembaga keuangan yang diselidiki itu telah menyajikan laporan keuangan yang menyesatkan mengenai aset-aset mereka.

Mueller menjelaskan, perburuan FBI terhadap orang-orang yang terkait dengan krisis kredit properti bermasalah, difokuskan pada dugaan penipuan laporan keuangan, insider trading (praktik transaksi berdasarkan informasi dari pihak di dalam perusahaan), serta kemungkinan tidak adanya keterbukaan informasi yang cukup memadai.

Penyelidikan FBI diduga dijalankan sejalan dengan pembahasan di Kongres mengenai persetujuan atas rencana pemerintah mengambil alih kredit-kredit bermasalah dari lembaga-lembaga keuangan besar, agar tak ambruk dan meruntuhkan sistem finansial AS. Rencana penyelamatan itu melibatkan dana raksasa sampai USD 700 miliar.

Pembahasan proposal pemerintah AS itu menemui hambatan di Kongres AS. Sangat mungkin rencana pemerintah tersebut berubah signifikan. Menyikapi hal itu, Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke mengingatkan anggota Kongres mengenai risiko terjadinya resesi, yang ditandai dengan melonjaknya pengangguran dan meningkatnya penyitaan rumah.

Namun, para politikus berpengaruh di Kongres, baik dari Demokrat maupun Republik, menuntut perubahan atas klausul rencana penyelamatan oleh Gedung Putih. Bahkan, anggota Kongres dari Partai Republik meragukan prospek intervensi pemerintah federal ke pasar modal.

Senator Partai Demokrat Chris Dodd menegaskan, proposal pemerintahan Bush sama sekali tidak bisa diterima. Senada dengan itu, Senator Partai Republik Richard Shelby meminta pemerintah melihat alternatif tindakan lain.

Kongres sepakat dengan pemerintah untuk bergerak cepat. Namun, mereka mengisyaratkan perlunya perubahan mendasar dalam proposal yang diajukan akhir pekan lalu. Kubu Demokrat, menginginkan pemerintah juga melindungi kepentingan para pembayar pajak, membantu pemilik rumah dalam menghadapi penyitaan. Mereka juga membatasi kompensasi terhadap para eksekutif dari lembaga keuangan yang kredit bermasalahnya diambil alih pemerintah, serta memperbesar pengawasan terhadap program pemerintah tersebut. (AP/AFP/kim)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s