Minat Baca Harus Tumbuh dari Keluarga .:. Munir Herman MPd: Depdiknas Telah Memrogramkan Pengembangan TBM

Kendari, KP
Minimnya minat baca masyarakat di Sultra, harusnya menjadi perhatian semua pihak dengan melakukan pembenahan secara optimal dalam rangka menumbuhkan gairah setiap warga. Salah satu pendekatan yang efektif adalah minat baca dari partisipasi keluarga yang harus ditanamkan sejak dini.

Yaudu Salam Ajo, anggota DPRD Sultra, mengatakan, salah satu pendekatan yang harus dilakukan dalam rangka membangkitkan minat baca, dapat didukung dengan peran orang tua dalam menyoalisasikan bagaimana pengembangan minat baca anak usia dini. Orang tua dapat memberi contoh tentang pentingnya membaca di lingkungan keluarga, semisal di ruman memiliki ruang baca yang dimanfaatkan sesuai fungsinya.

“Ketika sudah dibiasakan dari keluarga,  akan terbawa dalam situasi secara luas. Karena itu, untuk menumbuhkan minat baca masyarakat,  pemerintah harus berpartisipasi melalui penyediaan sarana dan prasarana perpustakaan yang nyaman, strategis dan layak. Stakeholder pendukung pun bisa menjadi pendonor berupa dana ataupun fasilitas dalam rangka mendorong keinginan masyarakat untuk membaca buku,” terang Yaudu, saat menjadi pembicara Lokakarya Pengembangan Minat Baca Masyarakat Sultra, kemarin (24/9).

Mengapa minat baca harus digalakkan? Anggota Fraksi PKS DPRD Sultra itu mengatakan,  membaca akan terkait dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Bila seserang gemar membaca,  akan berimplikasi pada bertambahnya pengetahuan yang bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Banyak hal yang bisa diperoleh dari rajin membaca seperti  informasi bagaimana menjadi peternak, pengusaha, politikus maupun pemimpin sukses tentu harus membaca buku terkait.

” Pemerintah daerah teramsuk anggota DPRD Sultra  harus benar-benar memberi perhatian setiap  yang terkait dengan perpustakaan dan bahan pustaka. Harus ada alokasi dana  perpustakaan sebesar 5 persen dari total anggaran pendidikan sesuai  UU tentang perpustakaan, adanya rekruitmen PNS formasi diploma perpustakaan yang selama ini tidak pernah tercantum dalam kuota penerimaan pegawai demi optimalisasi kinerja perpustakaan. Termasuk pembangunan gedung baca yang lengkap dan nyaman, katanya.

Kepala Perpustakaan Daerah Sultra, Yusuf Saranani, menambahkan, supaya peserta lokakarya yang dihadiri tenaga pengelola perpustakaan se Kota Kendari benar-benar memberi pelayanan yang terbaik bagi pembaca di Sultra. Perbanyak diskusi untuk menciptakan kondisi positif.

Pemaparan Yaudu Salam Ajo senada dengan H Munir Herman M Pd, salah seorang pengamat pendidikan luar sekolah di Sultra bahwa pada dasarnya Depdiknas telah memrogramkan pengembangan taman bacaan masyarakat (TBM) yang dikelola langsung dinas pendidikan setiap daerah. Di Sultra sudah banyak berdiri TBM yang dikelola langsung masyarakat dan telah mendapat suntikan dana dari pemerintah pusat.

Sangat tepat ide pak Yaudu Salam Ajo bahwa pemerintah provinsi, kabupaten/wali kota harus mengalokasikan dana APBD untuk pengembangan dan peningkatan minat baca masyarakat sejak dini. ”Pembelajaran pertama dan utama termasuk menumbuhkan minat baca usia dini harus dimulai dari keluarga, masyarakat dan pemerintah,” kata Munir Herman via ponselnya kepada koran ini, kemarin (24/9).

Seyogiahnya pemerintah daerah entah bupati/wali kota dan gubernur pada pengusulan anggaran tahun 2009 untuk sektor pendidikan, sudah memasukkan tentang alokasi dana untuk pengembangan dan peningkatan minat baca masyarakat. Tujuannya, untuk mensinergikan antara dana dari pemerintah pusat dengan APBD, sehingga dapat memperluas jangakauan untuk menumbuhkan minat baca masyarakat. (emi/lut)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s