Muncul Usul Referendum Jogjakarta

Jakarta,KP
Setelah Lebaran, DPR dan pemerintah akan mulai membahas RUU tentang Keistimewaan Daerah Istimewa Jogjakarta. Hampir dipastikan, nasib Sri Sultan HB X akan menjadi perdebatan panas. Sebab, pemerintah mengusulkan agar Jogjakarta melaksanakan pilkada langsung. Dengan kata lain, hak istimewa sultan untuk menjadi gubernur dihapuskan.

Anggota Komisi II Agus Purnomo menyarankan agar masyarakat Jogjakarta juga diberi kesempatan ikut secara langsung menentukan sikapnya melalui referendum. Apakah mereka tetap ingin mempertahankan keistimewaan ”model lama” atau menerima opsi pemerintah pusat.

”Supaya objektif, referendum itu bisa difasilitasi pihak ketiga yang bebas kepentingan,” katanya di gedung DPR Senayan, kemarin. Agus menyampaikan bahwa hasil referendum tersebut akan menjadi masukan yang sangat penting bagi DPR dan Pemerintah.

”Kalau bisa setelah Lebaran sesegera mungkin dilakukan referendum,” sarannya. Dia juga menambahkan, Sri Sultan HB X sebaiknya tidak lagi mengutarakan keinginannya. Sebab, melalui Maklumat 5 September 1945, Sri Sultan HB IX dan Sri Paku Alam VIII telah menyerahkan nasib Jogjakarta kepada pemerintah pusat dan rakyat Jogjakarta.

”Apa maunya pemerintah Pusat kan sudah ketahuan. Sekarang tinggal apa maunya mayoritas masyarakat Jogjakarta. Sultan menurut saja dengan hasil itu.”(pri)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s