Panwas Kesulitan Dana

Kolaka, KP
Pelantikan 60 anggota panitia pengawas (Panwas) di 20 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kolaka, Selasa (23/9) diwarnai keprihatinan, pasalnya hingga kini anggaran Panwas Kolaka belum juga dicairkan. Sementara, berbagai tugas pengawasan terkait pelaksanaan tahapan Pilakda Kolaka harus berjalan optimal.

Ketua Panwas Pilkada Kolaka, Aslan, mengungkapkan untuk menjalankan sebagian tugas panwas, pihaknya terpaksa meminjam dana KPUD Kolaka. “Kita berada dalam dilema, disatu sisi Panwas dituntut bekerja optimal mengawasi tahapan Pilkada di sisi lain anggaran belum dicairkan oleh Pemda, sementara ini kita masih meminjam dana KPUD Kolaka, tapikan kita tidak mungkin terus menerus meminjam, sementara dana KPUD juga terbatas,” ujar Aslan.

Senada dengan Aslan, dua anggota Panwas Lainya Hasnawati maupun Santi Bunga, juga mempertanyakan langkah Pemda Kolaka yang tidak juga merealisasikan dana Panwas, padahal saat ini panwas tengah menghadapi beberapa agenda penting terkait tugas pengawsan tahapan pilkada. “Kalau begini, kita saja yang ditingkat kabupaten sudah bingung, bagaimana yang ditingkat kecamatan, karena mereka tidak mungkin bergerak kalau honornya saja tidak jelas,” tambah Hasnawati.

Sementara Santi Bunga anggota panwas lainya juga menyoroti sarana prasarana penunjang kegiatan Panwas diantaranya kendaraan. “Tugas panwas tidak bisa dipisahkan dari proses Pilkada Kolaka, karena itu kami minta agar pemda memberi perhatian serius terkait kelancaran tugas kami,” tukas Santi.

Sementara itu selain melantik,  60 anggota  panwas kecamatan kemarin juga langsung menerima pembekalan dari panwas kabupaten terkait tugas pengawasan Pilakda Kolaka.

Tugas pertama yang akan langsung dilakukan adalah penertiban atribut kampanye baik berupa spanduk, baliho maupun stiker yang terpasang di tempat umum. “Kita sudah surati semua kandidat untuk menertibkan atribut kampanye, batas waktu diberikan hingga tanggal 24 ini, tanggal 25 panwas kabupaten dan kecamatan akan melakukan penurunan paksa, karena aturannya atribut kampanye hanya boleh dipasang tanggal 6 september saat masa kampanye dimulai ” tambah Aslan.

Selain spanduk dan baliho, panwas juga telah menyurati sejumlah pemilik kendaraan yang memasang branding para kandidat di kendaraanya. “Ini juga bentuk pelanggaran, dan kami juga telah menyurati pemilik kendaraan untuk tidak memasang atribut kampanye dikendaraanya sebelum tanggal 6 september,” pungkas Aslan. (m2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s