3 Lazio v Fiorentina 0 .:. Kebangkitan Biancocelesti

Roma, KP
Lazio sempat merasakan kebanggaan bertakhta di puncak klasemen sementara pada giornata (pekan) pertama dan kedua Serie A Liga Italia. Tapi, kekalahan telak 1-4 dari AC Milan pada pekan ketiga, membuat mereka harus kehilangan takhta.

Tapi, Biancocelesti – julukan Lazio – rupanya tidak mau berlama-lama terbenam dalam penyesalan akibat kekalahan telak itu. Mereka langsung bangkit. Dan, yang jadi korban kebangkitan Lazio adalah Fiorentina.

La Viola – julukan Fiorentina – harus menerima kenyataan pahit dihajar tiga gol tanpa balas di Olimpico, Roma, pada pekan keempat kemarin dini hari WIB. Kekalahan yang membuat Fiorentina terpuruk di papan bawah lantaran hanya mengemas satu kemenangan, satu imbang, dan dua kali kalah.

Hasil yang memilukan bagi Fiorentina yang begitu aktif di bursa transfer musim panas lalu. Sedangkan, bagi Lazio. Raihan tiga poin itu menjadi titik balik untuk kembali ke papan atas. Mereka kini bertengger di peringkat kedua di dengan sembilan poin, di bawah Inter Milan.

Sebenarnya, Fiorentina sudah memulai pertandingan dengan baik. Tim besutan Cesare Prandelli itu mampu mengatasi tuan rumah di babak pertama. Buktinya, hingga turun minum, tidak ada gol yang tercipta ke gawang kedua kesebelasan.

Sayang, semuanya berubah drastis hanya dalam waktu sepuluh menit. Ya, dalam waktu sepuluh menit, Stefano Mauri, Goran Pandev, dan Sebastiano Siviglia membobol gawang Fiorentina yang dikawal kiper asal Prancis Sebastien Frey.

Enam menit setelah babak kedua dimulai, Mauri memecah kebuntuan dengan golnya. Setelah itu, pada menit ke-55, Pandev menambah gol. Fiorentina yang masih kaget dengan lantaran kebobolan dua gol, kembali terhenyak ketika pada menit ke-59, Siviglia kembali menjebol gawang Frey.

Pada laga itu, duet striker Fiorentina Alberto Gilardino-Adrian Mutu gagal tampil menggigit. Tercatat hanya satu tendangan yang mengarah ke gawang Lazio yang dikawal Juan Pablo Carrizo. Masuknya Giampaolo Pazzini menggantikan Mutu pada menit ke-78, tidak banyak memberikan pengaruh.

Atas kekalahan itu, Prandelli berjiwa besar memberikan pujian kepada Lazio. Tapi, dia begitu kecewa dengan performa serta daya juang Adrian Mutu dkk. ”Kami harus memberikan pujian ke Lazio karena bermain dengan sangat baik,” tutur Prandelli, seperti dikutip Goal.

Sedangkan, bagi timnya, harus banyak berbenah. ”Ada beberapa hal yang menjadi pelajaran. Salah satu contohnya, kami harus mampu menyatukan kerjasama antara pada pemain senior dengan pemain muda,” kata Prandelli. (ham/aww)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s