Demonstran Kewalahan Lawan Keamanan .:. Aksi Penolakan Kehadiran Presiden

Kendari, KP
Puluhan mahasiswa Unhalu yang tergabung dalam Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Unhalu terpaksa gigit jari. Niat mereka memblokir jalur kedatangan Presiden RI Susilo Bambang Yudhotono gagal terwujud karena aparat keamanan sangat ketat meblokade jalur aksi para mahasiswa itu.

Aparat memblokade jembatan masuk ke Pasar Wua-wua. Puluhan polisi membentuk pagar betis, sehingga para mahasiswa tertahan di ujung jembatan arah Kampus. Bahkan, mencegah para mahasiswa yang menggelar aksi, menyelinap masuk ke arah kota, pihak kepolisian, mengalihkan angkutan umum untuk tidak masuk ke area Kampus, sepanjang aksi berlangsung. Angkutan umum diarahkan memutar, di depan Pasar Wua-wua.

Kapolresta Kendari, AKBP Amran Ampulembang turun langsung mengkoordinir anak buahnya, untuk menghalau demonstrasi tak masuk ke arah kota, daerah yang akan menjadi pusat kegiatan presiden selama berkunjung ke Kendari.

Praktis, aksi mahasiswa yang dipimpin oleh Ketua BEM Unhalu, Asis Bujang, tidak bisa kemana-mana. Mereka tidak bisa menembus pagar betis aparat Kepolisian dan menggelar orasi di tempat itu. Apalagi jumlah aparat kepolisian yang berjaga, lebih banyak dari mahasiswa yang berdemo. Selain itu, di bundaran pasar Wua-wua, pasukan Brimob bermotor telah siaga menjaga segala kemungkinan yang bakal terjadi.

Dalam orasinya, Ketua BEM Unhalu, Asis Bujang mengungkapkan, landasan penolakan mereka terhadap kedatangan SBY. Katanya, selama 4 tahun kinerja pasangan SBY dan JK, masih banyak mengalami kemorosotan. Kondisi itu tergambar dari, mandeknya pertumbuhan ekonomi, turunya daya beli masyarakat, tingginya harga sembako akibat naiknya harga BBM.

Sementara itu, Ketua MPM Unhalu mengungkap, penanganan kasus-kasus Korupsi di Indonesia, yang belum membuahkan hasil. Selain itu, meminta Pemerintahan SBY-JK untuk menasionalisasi perusahaan-perusahaan asing yang ada di Indonesia. Termasuk mencabut kebijakan kenaikan harga BBM.

Tidak dapat menembus berikade Kepolisian, para mahasiswa kembali ke kampus untuk merencanakan aksi berikutnya. Namun sampai acara di eks MTQ selesai, para mahasiswa itu tidak menggelar aksi lagi.

Sebelumnya, para mahasiswa menggelar aksi di depan pintu gerbang Unhalu dan simpang tiga kampus baru. Di simpang tiga kampus baru, aksi diikuti dengan pembakaran ban dan memboikot jalan. (cr7)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s