Ducati Berharap Tuah Motegi

Motegi, KP
Tak banyak pilihan yang harus dihadapi oleh Casey Stoner menjelang MotoGP Jepang. Jika ingin menunda ambisi Valentino Rossi untuk mengunci gelar, dia harus mampu menang di balapan yang berlangsung di Sirkuit Motegi. Itupun dengan catatan Rosi terlempar dari posisi empat besar.

Stoner dan Ducati dinaungi oleh memori positif di sirkuit itu. Saat tak pernah mampu menang pada balapan kandang MotoGP Italia di Mugello, Ducati justru menunjukkan hasil gemilang di Jepang yang merupakan kandang Yamaha, Honda, Suzuki dan Kawasaki.

Dalam tiga musim terakhir Ducati selalu mampu berdiri podium tertinggi. Memang bukan Casey Stoner yang meraihnya karena hat-trick kemenangan tersebut diraih Loris Capirossi, namun dengan statistik tersebut bisa saja Ducati meraih hasil serupa yang berujung tertundanya pesta juara Rossi.

“Secara keseluruhan, Motegi adalah sirkuit yang spesial buat kami. Meskipun kami datang ke sana dalam kondisi yang tidak sebaik tahun lalu, masih ada empat balapan tersisa dan kami senang karena salah satunya adalah balapan di sirkuit ini,” ungkap Bos Tim Ducati, Livio Suppo, seperti dilansir Crash.

Kalau Ducati selalu jadi kampiun pada tiga balapan terakhir di Motegi maka hal berkebalikan terjadi pada Rossi. Tahun 2005, pembalap yang mendapatkan julukan The Doctor itu gagal menyelesaikan balapan, posisi runner up memang berhasil diraih pada musim 2006 tapi tahun lalu dia kembali jeblok setelah menyelesaikan balapan di posisi ke-13.

Sangat sulit membandingkan Rossi tahun lalu dengan musim ini karena performa Yamaha sudah jauh membaik. Yang juga patut dijadikan catatan adalah musim lalu pembalap Italia itu banyak terkendala dengan ban Michelin.

Stoner sadar peluang untuk menjuarai GP Jepang cukup sulit. Dengan balapan tersisa empat seri lagi, Stoner mengaku tidak ingin menyerah begitu saja. Apalagi, dia sudah menegaskan cedera retak tulang schapoid yang dideritanya sudah tak bermasalah lagi.

“Cedera di pergelangan tangan saya sudah tidak terasa sakit selama sepekan terakhir dan bahkan sudah mulai membaik,” lanjut pembalap 23 tahun itu. “Saya sudah tidak sabar untuk kembali berada di atas motor dan mencoba meraih hasil lebih baik dari pada beberapa balapan sebelumnya,” terangnya. (ady)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s