Jalan Masih Terjal .:. Sony-Taufik Masih Bertahan

Jakarta, KP
Tiongkok Masters Super Series 2008 boleh jadi tak seketat tahun lalu. Namun, jalan menuju juara tetap tidak akan mudah.  Kenyataan itulah yang harus dituai pasangan baru pelatnas Cipayung Greysia Polii/Nitya Krishinda yang terjun di ganda wanita.  Greysia/Nitya harus mengakui ketangguhan ganda tuan rumah Cheng Su/Zhao Yunlei  21-19, 14-21, 20-22 di Changzhou Olympic Sports Center kemarin (25/9).

Di atas kertas, seharusnya pasangan Merah Putih itu bisa menumbangkan wakil Tiongkok.  Sebab, kendati baru, ranking lama Greysia bersama Jo Novita (ke-15 dunia) dan Nitya/Lita Nurlita (ke-33 dunia) lebih bagus dibandingkan lawannya yang baru berada di urutan ke-60 dunia seperti yang dirilis situs resmi BWF (Federasi Bulu Tangkis Dunia) pada 25 September lalu.

Sementara, ganda wanita Indonesia lainnya, Lilyana Natsir/Vita Marissa belum bertanding. Keduanya langsung melaju ke perempat final.  Cheng/Zhao itulah yang akan menjadi lawan Liliyana/Vita hari ini.

Tak hanya untuk balas dendam, bagi mereka Tiongkok Masters menyimpan memori indah.  Ganda wanita terbaik tanah air itu sukses menjadi jawara dalam turnamen itu tahun lalu yang juga merupakan ajang pertama saat mereka dipasangkan di nomor tersebut.

Di sektor ganda pria, empat wakil Indonesia juga melangkah ke perempat final.  Sayang, dua pasangan harus bertemu dini di perempat final hari ini, yakni Markis Kido/Hendra Setiawan kontra Muhammad Ahsan/Bona Septano.

Juara dunia dan olimpiade Kido/Hendra melangkah ke perempat final setelah menumbangkan pasangan asal Thailand Songphon Anugritayawon/Tesana Panvisvas 21-12, 21-12.  Sedangkan Ahsan/Bona tak perlu meneteskan keringat karena Guo Zhendong/Xie Zhongbo yang menjadi lawan di putaran kedua memilih mundur.

Sebelumnya di putaran pertama Ahsan/Bona mendapatkan bye.  Dengan kondisi tersebut, Ahsan/Bona, yang sukses menjadi finalis Jepang Terbuka Super Series 2008, akan meneruskan keberhasilan di Jepang. Di Negeri Sakura, keduanya mampu menumbangkan Rian Sukmawan/Yonatan Suryatama yang memiliki peringkat lebih baik di semifinal.  Di perempat final, Rian/Yonatan menumbangkan Kido/Hendra.     Di Tiongkok, Rian/Yonatan juga melangkah ke perempat final setelah menumbangkan ganda dari Malaysia Mohd Razif Abdul Latif/Tan Tan Wee Kiong 21-17, 21-19.  Mereka ditunggu Sun Junjie/Xu Chen (Tiongkok) yang mengalahkan unggulan ketiga asal Malaysia Koo Kien Keat/Tan Boon Heong 25-23, 21-19.

Dua wakil tunggal pria juga tak mau ketinggalan.  Sony Dwi Kuncoro melaju ke perempat final setelah menumbangkan pemain asal Inggris Andrew Smith 21-14, 21-12.  Dia ditantang Qiu Yanbo (Tiongkok) yang menang atas Kai Wen (Tiongkok) 21-13, 21-11.

Taufik Hidayat melangkah ke perempat final usai menuai kemenangan atas Chen Yu (Tiongkok) 21-18, 21-15.  Taufik harus mengalahkan wakil Tiongkok yang juga menjadi unggulan ketiga dalam turnamen ini Bao Chunlai yang menang atas Sho Sasaki (Jepang) 21-15, 18-21, 21-17 untuk mendapatkan tiket semifinal.

Muhammad Rijal/Vita Marissa terus menunjukkan eksistensinya sebagai ganda campuran anyar.  Mereka menumbangkan wakil Malaysia Hoon Thien How/Chin Eei Hui 21-17, 17-21, 21-11.  Flandy Limpele/Greysia Polii juga masih bertahan usai menang atas Johan Hadikusumo/Chau Hoi Wah (Hongkong) 21-10, 21-17.  Di perempat final hari ini, mereka akan menemui ujian berat unggulan kedua asal Tiongkok He Hanbin/Yu Yang yang mendapatkan bye.

Nova Widianto/Liliyana Natsir baru memulai pertempuran hari ini melawan wakil Tiongkok Shen Ye/Pan Pan.  (vem/diq)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s