Kadis DKP Konut : 30 Ribu Hektar Belum Tergarap

Wanggudu, KP

Bukan saja potensi tambang mineral yang ada di Konawe Utara, kelautannya juga cukup menjanjikan. Menurut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Konut, Poppy Manuhutu, sekitar 30 ribu hektar area budidaya rumput laut belum tergarap maksimal di perairan Pulau Bawulu.

Mantan pegawai DKP Konawe itu mengatakan untuk sekali panen dalam jangka waktu dua bulan atau sekitar 45 hari, pembudidaya bisa untung sekitar Rp 15 juta setiap hektarnya. “Itu sudah keuntungan bersih,” katanya.

Menurut Mbaido, lahan seluas satu hektar bisa menghasilkan 50 ton rumput laut yang masih basah. Tetapi perbandingannya jika dikeringkan menyusut menjadi lima ton.

Kata dia, harga dipasaran saat ini seharga Rp 9500 per kilogram. Jadi, dalam satu hektarnya dengan 5 ton rumput laut kering diperoleh bruto Rp 45 juta.  Tapi setelah dikeluarkan modal awal untuk membeli bibit, tali, dan bahan bakar perahu tempel, pekerja, keuntungan bersih diperoleh sekitar Rp 10 juta.

Saat ini menurut Bustan, Ketua Kelompok Budidaya Rumput Laut di Pulau Bawulu, kondisi air laut masih belum tercemari sehingga hama dan penyakit rumput laut masih jarang ditemukan. “Makanya banyak masyarakat yang berkeinginan untuk mau ikut membudidayakan rumput laut. Semoga saja, harapan kami dipenuhi oleh pemerintah  dengan memberikan bantuan dalam bentuk program yang bisa melatih para pembudidaya,” katanya. (awa/cok)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s