Lukman Libatkan Muspida Percepat KK Rio Tinto

Kendari, KP

Rencana investasi PT Rio Tinto Indonesia di Kabupaten Konawe (Sultra) dan Kabupaten Morowali (Sulteng) sebesar Rp 20 triliun mendapat dukung besar dari Bupati Konawe Lukman Abunawas.

“Investasi Rio Tinto di Kecamatan Routa sangat menguntungkan pemkab Konawe. Karena Rio Tinto akan mendirikan pabrik, bandara, pelabuhan laut, berbaikan jalan dan menyerap  tenaga kerja. Jika Rio Tinto beroperasi maka pendapatan asli daerah (PAD) Konawe dari Rp 20 miliar per tahun jelas akan meningkat tajam,” ujar Lukman Abunawas saat ditemui di kantornya kemarin.

Atas rencana tersebut, pemkab Konawe akan membantu  mempercepat proses keluarnya  kontrak karya (KK) Rio Tinto dengan mensosialisasikan rencana investasinya  kepada masyarakat Konawe serta mengajak pihak Muspinda untuk bersama-sama membantu rekomondasi untuk mempercepat kontak karya Rio Tinto. Apalagi mereka merencanakan akan mulai membangun lokasi pabriknya 2009 nanti. “Pemkab akan terus mensuport agar rencana investasi Rio Tinto segera terealisasi 2009 nanti,” tukas Lukman.

Dijelaskan, luas areal pertambangan nikel Rio Tinto di Kabupatem Konawe sebesar  45 ribu hektar atau sektar 60 persen, sementara sisanya 40 persen berada di Kabupaten Morowali, Sulteng.

Mengenai adanya sengketa tapal batas antara Sultra dan Sulteng beberapa waktu lalu, Lukman mengaku hal itu sudah selesai. “Pekan depan kami akan kami bicarakan di Dirjen Pemerintahan Umum, Depdagri sehingga dengan adanya pertemuan kita berharap masalah tapal batas sudah selesai,” jelasnya.

Dia berjanji akan menyelesaikan tumpah tindihnya lahan di lahan pertambangan Rio Tinto. Saat ini ada tiga perusahaan yang memiliki kuasa pertambangan di Kecamatan Routa yakni PT Modern Group, PT Bintang Delapan dan PT Konawe Morning. Namun dari tiga pemilik kuasa pertambangan tersebut  belum fainal dan tidak ada masalah untuk  RioTinto jika akan melakukan investasi di Konawe.

Sementara itu, Sunaryo, anggota Komisi B DPRD Konawe mengaku sangat mendukung rencana investasi Rio Tinto di Konawe. Nah  dengan masuknya Rio Tinto lanjutnya, tentu akan meningkatkan roda ekonomi di Kabupaten Konawe yang saat ini sangat sulit di rasakan masyarakat Konawe. “Kami berharap Rio Tinto segera mengurus kontrak karyanya, apalagi  pemkab Konawe sudah mendukung,” jelasnya.

Sebelumnya Rio Tinto bersama Pemkab Konawe dan  Morowali, Propinsi Sulawesi Tengah, dan Kabupate Konawe, Sultra telah melakukan pertemuan di Jakarta (24/11).

Dalam pertemuan itu seluruh pemkab yang wilayahnya termasuk lokasi proyek tambang nikel Rio Tinto di perbatasan Sultra dan Sulteng, telah di sepakati isi rencana kontrak karya perusahaan tambang Rio Tinto Indonesia. Pemkab Konawe saat itu diwakili Masmuddin (wabup Konawe).

Dalam rencana kotrak karya tersebut,  Rio Tinto berjanji akan membangun infrastruktur di Konawe seperti bandara, pelabuhan laut, perbaikan jalan. Begitupun beasiswa kurang mampu yang beberapa waktu lalu telah menyerahkannaya kepada 20 mahasiswa asal Konawe di Jakarta. Sarana kesehatan, pendidikan serta pengembangan ekonomi kecil dan menengah di dua provinsi lokasi pertambangan.

Selain itu juga telah disepakati adanya kopensasi yang akan diberikan Rio Tinto Indonesia kepada para pemilik kuasa pertambangan (KP) dilokasi proyek tambang Nikel tersebut. (lis/lan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s