Mendeteksi Elektrik Starter yang Ngadat

Kalau elektrik starter (motor bebek, skutik dan sport) odilovers  “ngambek”, kenyamanan saat menghidupkan mesin jadi berkurang. Kita harus mengerahkan tenaga, menggunakan kaki untuk menggerakkan kick starter agar bisa menghidupkan mesin. Faktor yang paling sering menyebabkan starter listrik ngambek adalah bila pasokan energi listrik dari batere atau aki tidak memadai. Kalau aki sudah lama digunakan, dipastikan masa tugasnya habis dan harus diganti baru. Biasanya berkisar 2 – 3 tahun. Kalau aki masih baru, penyebab adalah air aki yang kurang atau terminalnya korosi. Pada aki basah, gangguan bisa lebih sering dan lebih cepat lagi. Malah pada aki basah, kedua terminal bisa saja mengalami korosi. Sedangkan pada aki kering atau MF (maintenance free),  terminal negatifnya yang korosif. Akibatnya, arus yang sampai ke motor starter berkurang.

– Tombol Starter

Bagian lain yang juga dapat menimbulkan masalah adalah tombol starter pada setang motor. Karena sering digunakan, terutama motor-motor yang sudah berumur, kontaknya yang dibuat dari tembaga akan oblak. Atau bisa pula per pembaliknya lemah. Kalau sudah begini, unit switch assy handle harus diganti.

– Motor Starter

Terminal positif pada motor starter juga dapat menimbulkan masalah. Penyebabnya, daya jepit klip pada terminal lemah. Akibatnya arus listrik yang sampai ke motor lemah dan tidak kuat memutar mesin. Malah karena motor sering dicoba untuk dihidupkan, klip tersebut bisa copot dari terminal motor. Kerusakan pada jeroan motor starter adalah borstel (brush) atau arang. Komponen aus atau menipis sehingga tidak bisa lagi membuat hubungan tipis. Ini bisa terjadi karena selama starter dihidupkan, komponen selalu bergesek dengan komutator (rotor) starter. Akibatnya, dalam beberapa tahun borstel ini akan habis atau menipis dan tidak bisa lagi membuat kontak dengan startor. Cara mengatasinya borstel harus diganti.

Penyebab lain motor starter rusak, terdapat kotoran di komutator. Kotoran tersebut berasal dari uap oli merembes melalui celah “bearing” motor starter. Untuk mengurangi akumulasi kotoran uap oli, gunakanlah oli sesuai dengan standar tekanan yang telah ditentukan pabrik. Tidak boleh lebih. Kalau lebih menyebabkan tekanan uap oli saat mesin bekerja tinggi dan jumlah yang akan merembes ke motor starter makin banyak.

– Relay

Komponen ini boleh dikatakan paling jarang menimbulkan gangguan. Tandanya, saat tombol starter ditekan, terdengar bunyi, ”Tek…tek”. (*/cok)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s