Pendulang Tak Masuk Data Pemilih

Rumbia, KP

Adanya  tambang emas Bombana membuat banyak penduduk luar hijrah ke daerah itu. Ditaksir sekitar 50 ribu warga baru yang berprofesi sebagai pendulang. Tentu saja mereka mengurus KTP sebagai persyaratan mendapatkan kartu dulang.

Untungnya,  pendataan pemilih yang dilakukan KPU Bombana jelang Pemilu 2009 sudah berakhir Oktober. Artinya pendulang dari luar daerah tak bisa memilih wakil mereka untuk DPRD Bombana.

Ketua KPU Bombana, Alpian saat ditemui menjelaskan bila pemilih akhir di Bombana sekitar 74 ribu orang saja. Katanya pendulang tak dimasukkan karena persyaratan menjadi pemilih yakni tinggal di daerah minimal enam bulan. ”Kami yakin banyak pendulang yang mengurus KTP untuk mendapatkan kartu dulang bukan sebagai pemilih,” jelasnya.

Polemik nantinya kata Alpian akan terjadi saat Pilkada Bombana yang akan dihelat tahun 2010. Katanya dengan waktu sekitar dua tahun, bisa saja pendulang terdaftar sebagai pemilih karena mereka telah tinggal lebih enam bulan. ”Tapi nanti kami akan bahas pasca Pemilu 2009. Bisa saja kemungkinan terjadi misalnya pendulangan sudah ditutup atau sebagainya,” terangnya.

Alpian sempat mencontohkan saat Pilkada Kolaka beberapa waktu lalu, tambang rakyat ditutup jelang pencoblosan. Katanya langkah itu bisa ditiru agar para pendulang dapat menyalurkan aspirasinya. (awl/lan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s