Kejagung Tunjuk Jaksa Untuk Pemilu 2009

Jakarta, KP

Pemilu 2009 diperkirakan belum akan bersih dari sengketa. Masih tetap rawan tindak pidana politik. Karena itu, setelah pekan lalu Mahkamah Agung (MA) menunjuk hakim pemilu, kemarin giliran Kejaksaan Agung menunjuk jaksa pemilu hingga ke tingkat kejaksaan negeri.

”Kami sudah menunjuk sejumlah jaksa untuk Pemilu 2009,” ujar Jaksa Agung Muda Pidana Umum Kejagung Abdul Hakim Ritonga dalam Rapat Kerja Nasional Pengawas Pemilu se-Indonesia di Jakarta kemarin. Rakernas itu diikuti sejumlah lembaga negara yang bergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Pemilu 2009.

Menurut Ritonga, posisi jaksa pemilu sepenuhnya berpedoman kepada mekanisme pidana dalam UU Pemilu No 10/2008. Tetapi, karena masa pelaporan kasus pemilu berdasar UU ada masa kedaluwarsa, dia mengharapkan KPU sesegera mungkin berkoordinasi dengan pengawas setempat. ”Nanti pengawas yang berhak menindaklanjuti ke kepolisian untuk selanjutnya ke kami,” kata Ritonga.

Dia juga mengingatkan gagalnya proses hukum terhadap kasus ijazah palsu caleg PNI Marhaenisme Sukmawati Sukarno. Ritonga mengatakan, KPU bersama Bawaslu saat itu melupakan bukti formal yang menyatakan bahwa ijazah Sukma digunakan sebagai syarat untuk menjadi caleg. ”UU itu kan ada syarat materiil dan formal. Kalau tidak ada syarat formalnya, mengapa susah-susah kita pikirkan itu,” jelasnya.(bay/mk)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s