Yuddy Chrisnandy, Ikut Konvensi DIB

Jakarta, KP

Mundurnya Rizal Mallarangeng dari bursa capres tidak mematahkan semangat Yuddy Chrisnandy, tokoh muda yang juga berhasrat maju dalam pilpres. Malah, dia mengaku telah memutuskan untuk ikut konvensi capres yang diadakan Dewan Integritas Bangsa (DIB).

Yuddy mengatakan akan menemui para pengurus DIB di Gedung Joeang 45, Jakarta Pusat, pada 4 Desember mendatang. Keputusan tersebut diambil legislator muda dari Partai Golkar itu setelah menerima surat undangan yang ditandatangani Salahuddin Wahid (Gus Solah) dan Pendeta Nathan Setyabudi.

”Saya sudah meminta pertimbangan kepada teman-teman. Intinya, saya bersedia mengikuti konvensi dan akan datang untuk mendiskusikannya,” kata Yuddy di Jakarta kemarin.

Sebelum memutuskan mengikuti konvensi DIB, Yuddy pernah mendeklarasikan diri sebagai capres pada 28 Oktober 2007. Setelah itu, dia aktif melakukan road show ke sejumlah provinsi untuk menguatkan jaringan. Misalnya, ke Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
Mengingat proses yang sudah dijalani, apakah siap menghadapi risiko terburuk dalam proses konvensi, yakni kekalahan? ”Saya tidak harus menang. Tapi, saya harus menyakini bahwa proses konvensi berjalan objektif, transparan, bebas dari politik uang, intervensi elite, atau skenario lain di luar menghasilkan sosok pemimpin yang solutif,” tegasnya.

Dewan Integritas Bangsa (DIB) dideklarasikan pada 6 Agustus 2008 oleh delapan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan. Yaitu, PP IPNU, PP Pemuda Muhammadiyah, DPP Gerakan Muda Buddhis Indonesia (Gemabuddhi), Generasi Muda Konghucu (Gemaku), DPP Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI), Pemuda Katolik, DPN Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah), dan Komunitas Tionghoa Antikorupsi (Komtak).

Para pimpinan organisasi itu didaulat menjadi anggota tim delapan DIB. Yang menjadi koordinator tim delapan DIB adalah Koordinator Nasional Komtak Lieus Sungkharisma. Sedangkan tata cara konvensi dirancang oleh tim 45. Selama dua hari, pada 21-22 November lalu, tim 45 merapatkan mekanisme konvensi di Hotel Treva, Menteng, Jakarta Pusat.

Salahuddin Wahid dan Nathan Setiabudi adalah anggota tim 45. Selain mereka, masuk sejumlah tokoh yang lain seperti Kwik Kian Gie, Syaifi’i Ma’arif, Mochtar Pabottingi, Sulastomo, Bambang Sulistomo, Betti Alisjahbana, dan Ai Mulyadi. Sebagai kendaraan politik capres DIB ini akan disalurkan lewat koalisi sejumlah partai baru yang sudah dirancang.

Putaran konvensi DIB akan dilakukan di sepuluh kota besar mulai 20 Desember 2008 hingga 2 Februari 2009. Kesepuluh kota itu adalah Jogjakarta, Surabaya, Denpasar, Medan, Padang, Banjarmasin, Makassar, Ambon, Jayapura, dan berpuncak di Jakarta.

Dalam konvensi DIB, setiap kandidat capres diharuskan menyusun prioritas utama yang dipilih untuk periode pemerintahan 2009-2014 beserta rasionalisasi dan konsep solusi yang ditawarkan. Menariknya, para kandidat capres itu juga harus menyertakan nama cawapres yang akan digandeng berikut 17 nama calon menteri.

Lantas, siapa nama cawapres yang akan digandeng Yuddy? ”Saya punya empat alternatif,” jawabnya. Mereka adalah Rektor Paramadina Anies Baswedan, Presidium ICMI Marwah Daud Ibrahim, Sekjen PDIP Pramono Anung, dan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.(pri)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s