Menag Janji Tak Ada Gangguan Wukuf

Jakarta, KP

Sama seperti tahun lalu, Menteri Agama (Menag) M. Maftuh Basyuni kembali mengoordinasi langsung jamaah haji RI di tanah suci. Maftuh yang jadi amirulhaj itu berjanji fokus pada perbaikan sistem pelayanan dan transportasi serta akomodasi haji, khususnya saat puncak haji pada wukuf di Arafah.

’’Saya akan memastikan tak ada gangguan bagi jamaah haji saat mereka melaksanakan wukuf karena itu adalah inti ibadah haji,’’ jelasnya ketika memberikan keterangan pers beberapa saat menjelang keberangkatan di ruang VVIP Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, kemarin (1/12).

Dalam acara tersebut, Maftuh leluasa menjawab semua permasalahan yang selama ini dikeluhkan jamaah. Pria kelahiran Rembang itu bahkan bersedia mengomentari temuan Indonesia Corruption Watch (ICW) terkait dengan pengembalian sisa uang jamaah menyusul turunnya harga minyak mentah dunia.

’’Tolong saya dibantu memintakan uang kepada maskapai karena kami sudah memintakan (sisa uang haji, Red) dan (kalau sudah diberikan, Red) uang itu haram untuk orang lain, harus untuk jamaah,’’ tegasnya.

Dia mengaku, pada tahun ini jamaah berjuang dengan jauhnya lokasi pemondokan dari Masjidilharam. Selain karena perluasan area Masjidilharam besar-besaran oleh Kerajaan Arab Saudi, Maftuh mengungkapkan problem pemondokan (maktab) itu adalah imbas kebijakan tahun lalu. ’’Terus terang saja, pada 2007, kami (panitia, Red) agak sedikit nakal menyerobot maktab jamaah haji asal Turki, sehingga semua dekat dengan Masjidilharam. Nah, sekarang ini kami dibalas,’’ ujarnya.

Namun, pada musim haji tahun depan, kesengsaraan jamaah tidak akan terulang. Maftuh melihat kondisi itu sebagai pembelajaran apakah Depag masih bisa melayani 210 ribu jamaah secara optimal atau tidak. ’’Kalau tidak, mungkin ya akan dikurangi (jumlah jamaah haji yang berangkat ke tanah suci, Red),’’ katanya.

Total jamaah RI pada tahun ini mencapai 10 persen di antara total jamaah haji dunia. Maftuh meminta seluruh jamaah bersabar menghadapi puncak haji pada 4 Desember. Pada hari itu akan ada sekitar empat juta jamaah yang berkumpul di Makkah. ’’Untuk itu, saya mengimbau agar jamaah menjaga stamina untuk Armina,’’ ujarnya.

Sementara itu, pada 3–7 Desember, jamaah RI akan mengalami masalah transportasi di Kota Makkah. Sebab, pengoperasian bus angkutan haji akan dinonaktifkan hingga puncak haji pada 7 Desember.

Media Center Haji (MCH) melaporkan, saat ini Kota Makkah mulai padat dengan kehadiran jamaah dari seluruh dunia. Total jamaah RI hingga tadi malam yang telah berada di tanah suci mencapai 180.387 jamaah dari 462 kloter. Di antara jumlah tersebut, tercatat 76 jamaah meninggal. Rinciannya, 70 jamaah biasa dan enam jamaah haji khusus alias ONH plus.(zul/agm)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s