PAN Muna Minta Dua Calegnya Dikembalikan

Kendari, KP

Polemik pencoretan dua caleg PAN Muna berlanjut. Kemarin, sekitar 40-an massa PAN Muna menggelar aksi demonstrasi di kantor KPU Sultra. Mereka menuntut, status dua caleg tersebut dikembalikan.

Massa yang tiba di kantor KPU Sultra sekitar pukul 11.30 Wita, langsung berorasi menyuarakan tuntutannya. Menurut orator massa, langkah KPU Muna yang mengusulkan pencoretan dua caleg PAN Muna yakni La Ode Syafrun dan La Ode Sanusi ke KPU Pusat, adalah tindakan inprosedural. Pasalnya, alasan KPU Muna yang mengklaim dua caleg itu masih berstatus pegawai negeri sipil (PNS) adalah tidak berdasar karena keduanya telah mengantongi persetujuan pengunduran diri dari atasan masing-masing.

Karenanya, massa yang dipimpin langsung Sekretaris PAN Muna, La Ode Koso meminta agar KPU Sultra segera mengklarifikasi ke KPU Pusat terkait status dua caleg PAN Muna itu. Tak hanya itu, massa juga menuntut agar KPU Sultra segera menindaki para anggota KPU Muna yang dianggap telah melanggar kode etik KPU.

Menanggapi hal itu, Ketua KPUD Sultra Bosman bersama anggota KPU Sultra Ir Mas’udi menemui massa mengungkapkan KPU Muna tidak pernah mengkonsultasikan masalah tersebut ke KPU Sultra.

Meski begitu, Mas’udi menyatakan pihaknya bakal segera meminta klarifikasi ke KPU Muna. Selain itu, mantan aktifis LSM ini juga mengatakan, PAN Muna tidak perlu resah terkait pencoretan dua calegnya. Alasan dia, jika dua caleg tersebut benar-benar memenuhi syarat, tidak ada alasan bagi KPU untuk mencoret dari daftar caleg.

Untuk diketahui, polemik antara PAN Muna dan KPU Muna ini bermula saat KPU Muna bersurat ke KPU Pusat perihal perubahan DCT legislatif Muna tanggal 15 Nopember 2008. Isinya, KPU Muna meminta KPU Pusat agar mencoret dua nama caleg PAN yakni La Ode Syafrun SH dan La Ode Sanusi SAg. Alasan KPU Muna, kedua nama tersebut bermasalah karena masih tercatat sebagai PNS aktif.

Tindakan KPU Muna itu menyusul adanya surat Bupati Muna tertanggal 5 Nopember 2008. Dalam surat itu bernomor 210/2645 itu disebutkan, La Ode Syafrun dan La Ode Sanusi masih terdaftar sebagai PNS aktif.

Padahal menurut PAN Muna, baik La Ode Syafrun maupun La Ode Sanusi sudah mengundurkan diri. Bahkan, pengunduran diri La Ode Syafrun yang sebelumnya bekerja di Dinas Perhubungan Muna, telah diresmikan dengan SK pemberhentian dengan hormat yang dikeluarkan Bupati Muna tanggal 14 Agustus 2008 melalui surat bernomor 392/2008. Begitu pula dengan La Ode Sanusi yang usul pengunduran dirinya dari PNS telah disetujui atasannya, Kadis Kesehatan Muna, La Ode Baharuddin MKes. (cr6/lan)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s