Yuliomoro Menuju WBO Aspac .:. Menang TKO Ronde 7 dari William Reyk

Jakarta, KP

Modal berharga diperoleh Yuliomoro. Petinju binaan sasana Red Cobra Bandung itu berhasil mempertahankan gelar juara nasional kelas bulu (57, 1kg) versi Komisi Tinju Profesional Indonesia (KTPI). Hasil itu diperoleh setelah Yulio – sapaan akrab petinju kelahiran Subang, Jabar 10 Juli 1984 itu – dinyatakan menang TKO ronde-7 atas William ‘’Distroyer’’ Reyk (Studio 1.000 BC, Cimanggis – Depok), dalam pertarungan yang dijadwalkan berlangsung 12 ronde, di Gelar Tinju Profesional Indosiar (GTPI), dinihari kemarin.

Keberhasilan Yulio menghentikan lawannya di bawah 10 ronde tersebut sesuai target yang dicanangkan pelatihnya, Asep Rosanusi Suganda. Sukses itu juga semakin memantapkan Yulio menyongsong pertarungan gelar di kelas bulu junior versi WBO Aspac melawan Romie Laput (Filipina) pada 21 Desember mendatang, di Earl Center, Digos, Davao del Sur – Filipina.

Konsekuensi dari jadwal pertarungan gelar tersebut membuat Yulio tak punya waktu istirahat. ‘’Dia hanya saya istirahatkan dua hari tidak latihan. Setelah itu, langsung tancap latihan,’’ kata Asep.

Waktu yang hanya tersisa tak sampai tiga pekan, persiapan pada Yulio pun hanya difokuskan pada taktik dan strategi. Sudah tidak mungkin lagi dilakukan latih tanding (sparing partner) karena dikhawatirkan terjadi cedera.

Menurut Asep, kelemahan mendasar Yulio yang harus segera diperbaiki adalah posisi kedua tangannya yang sering terbuka, sehingga memudahkan lawan untuk melancarkan pukulan. Kelemahan ini terlihat jelas saat Yulio melawan William. ‘’Sisa waktu yang tidak sampai tiga minggu itu, saya hanya akan terfokus untuk memperbaiki posisi kedua tangannya. Dia sering terlambat mengangkat kedua tangganya, untuk menutup mukanya, setelah melakukan pukulan ke arah lawan. Ini yang harus saya perbaiki. Kalau teknik-teknik yang lain, saya kira sudah cukup. Termasuk power sudah lumayan bagus,’’ kata Asep.

Pelatih yang juga manajer Yulio itu mengaku cukup puas dengan kemenangan TKO atas William Reyk, yang saat ini menempati penantang penantang 8 nasional versi KTPI. ‘’Kemenangan TKO itu sesuai yang saya targetkan sebelum pertarungan. Saya minta Yulio menang KO atau TKO di bawah ronde 10,’’ ujarnya.

Keberhasilan memenuhi target tersebut diyakini Asep bisa menambah konfidensi Yulio dalam menyongsong pertarungan berikutnya. Termasuk rencana pertarungannya melawan Romie Laput (Filipina) pada 21 Desember mendatang. (ado)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s