103 Jamaah Meninggal Dunia

Makkah, KP

Dua hari menjelang pelaksanaan wukuf di Arafah, 103 jamaah Indonesia dinyatakan meninggal dunia. Mayoritas meninggal karena lanjut usia. Namun, lebih dari separo di antara mereka yang meninggal terjangkit penyakit sistem sirkulasi pernapasan.

’’Lebih dari separo jamaah wafat karena sistem sirkulasi pernapasan,’’ kata dr Ramon, petugas kesehatan haji di Makkah. Jumlah itu merupakan gabungan dari angka kematian di Daerah Kerja (Daker) Madinah, Makkah, dan Jeddah.

Menurut Ramon, jumlah tersebut tergolong banyak menjelang pelaksanaan wukuf. Sebab, kata dia, pada saat yang sama tahun lalu, angka kematian di bawah 100 jamaah. ’’Terbanyak yang meninggal dunia adalah wanita, sebanyak 60 persen, dan berusia lanjut,’’ jelas dia.

Bagi jamaah yang sakit –sekitar 200 orang–, lanjut Ramon, panitia menyiapkan safari wukuf. Terkait siapa saja yang akan mengikuti safari wukuf itu, pihak kesehatan masih menyusun kriteria dan menyeleksi.

Pada bagian lain, pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengundang 37 hakim agama dari berbagai provinsi di Indonesia untuk mendapat undangan haji secara gratis. Itu dilakukan sebelum mengikuti pelatihan hakim agama di Riyadh mulai 17 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009.

’’Kami datang di Jeddah pada 30 November lalu dan langsung dijemput dengan mobil protokol kerajaan seperti layaknya tamu. Kemudian, kami juga menginap di lokasi kerajaan. Betul-betul istimewa,’’ kata pimpinan rombongan Soufyan M. Saleh kepada Media Center Haji (MCH) kemarin.

Dia mengemukakan hal itu ketika diterima Dubes RI untuk Arab Saudi Salim Segaf Aldjufri di Wisma Haji Aziziyah II, Makkah. ’’Pelatihan hakim agama Indonesia itu memang merupakan kerja sama Mahkamah Agung (MA) RI dengan Universitas Usman Muhammad bin Saud yang difasilitasi Dubes RI di Arab Saudi,’’ kata Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Banten itu.

Di antara 37 peserta pelatihan, kata dia, terdapat 15 peserta dari Mahkamah Syariah Aceh. Hakim agama yang lain berasal dari Banten, DKI Jakarta,  Makassar, Kalimantan Timur, Jawa Tengah, Palembang, Sumatera Selatan, Medan, Sumatera Barat, dan Jawa Timur. ’’Kami berharap, peningkatan kualitas hakim agama itu akan meningkatkan citra hukum dan syariat Islam di Indonesia. Bagimana syraiat Islam yang rahmatan lil alamin dapat mewujudkan keadilan, kesejahteraan, keamanan, dan ketenteraman masyarakat,’’ katanya.

Sindikat Penipu Jamaah Haji Ditangkap

Penyidik Direktorat I Keamanan dan Transnasional Bareskrim Polri terus menelisik sindikat penipu yang merugikan sedikitnya 62 calon jamaah haji asal Makassar dan Ternate. Tiga pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Bareskrim itu kini dimintai keterangan. Dana milik jamaah yang sudah masuk ke rekening tersangka juga sudah diblokir.

’’Mereka menipu dengan menggunakan modus ONH plus. Tapi, ternyata itu janji palsu,’’ kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol R. Abubakar Nataprawira di Mabes Polri kemarin (5/12). Ketiga pelaku itu Nasrun, Mansyur, dan Nura Harun. Mereka dikenai pasal 378 dan 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan serta pasal 64 (1) UU 13/2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.

Ancaman hukuman maksimal untuk pelanggaran pasal tersebut adalah pidana penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar. ’’Korban dikenakan biaya bervariatif untuk bisa naik haji, yakni Rp 47,45 juta hingga Rp 70 juta. Kini korban juga ada yang kami mintai keterangan,” tambah Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji.

Kasus itu bermula saat tujuh calon jamaah haji dari Ternate dan 55 orang dari Makassar menyetor pada korban pada Februari lalu. Setoran itu ditransfer ke rekening pelaku di Bank Mandiri secara bertahap. Kendati sudah menyetor, para korban diminta untuk mengurus paspor sendiri yang kemudian diserahkan kepada pelaku dengan alasan akan digunakan untuk mengurus visa. Para korban dijanjikan berangkat pada 1 Desember lalu. Namun, janji itu tak ditepati. (naz/agm)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s