SPI Unhalu Sosialisasi Audit Internal

Kendari, KP

Satuan Pengawasan Internal (SPI) Unhalu melaksanakan sosialisasi pengenalan audit internal tanggal 5 Dsember di gedung rektorat. Kegiatan perdana yang dilakukan dimaksudkan untu memberi gambaran tentang bagaimana audit internal dan perannya di lingkup kerja Unhalu, terutama pada bendahara maupun pejabat di jajaran fakultas maupun universitas.

Ketua SPI, Dr Hasbudin, menyampaikan, pengenalan audit internal dipandang perlu dalam rangka membangun kemajuan Unhalu kedepannya. Untuk merealisasikan visi misi Unhalu sebagai universitas yang profesional tentu dibutuhkan pemahaman tentang pengelolaan keuangan sesuai mekanisme.

“SPI yang dibentuk tahun 2008 diharapkan dapat berperan aktif dalam audit keuangan internal Unhalu. Tujuannya, supaya semua pihak memahami apa saja yang terkait dengan pengelolaan keuangan yang diamanahkan padanya. Karenanya, SPI pun menghadirkan pemateri nasional yang dapat memberikan pemahaman audit internal, yakni Prof Dr Hiro Tugiman yang merupakan Ketua Dewan Sertifikasi Qualified Internal Auditor,” terang Hasbudin.

Rektor Unhalu Prof Dr Usman Rianse MS, yang turut memberikan gambaran tentang draf audit SPI Unhalu, mengemukakan wewenang SPI yang di antaranya mendapatkan akses penuh atas semua dokumen-dokumen, catatan, personil dan sarana dan prasarana berwujud yang relefan dengan pelaksanaan audit. Seluruh civitas Unhalu berkewajiban memberikan informasi yang diperlukan SPI sehingga tugas yang diemban bisa dilakukan secara efektif, melakukan verifikasi terhadap hasil audit dari aparat pengawasan eksternal organisasi (Inspektorat Jenderal Depdiknas, BPKP dan BPK) serta menyampaikan kepada rektor untuk memberikan sanksi kepad apenanggung jawab program dan pelaksana kegiatan atas kelalaian atau kesalahan dan penyimpangan yang dilakukan sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

“Selain wewenang, SPI punya kewajiban, seperti membantu rektor dan senat universitas dalam memenuhi tanggung jawab pengelolaan Unhalu dengan memonitor kecukupan dan efektivitas sistem pengendalian manajemen Unhalu. Membantu rektor dans enat dalam menigkatkan good governance serta efektivitas proses pengendalian manajemen, manajemen resiko. implementasi etika bisnis dan pengukuran kerja Unhalu serta¬† menciptakan nilai tambah dengan mengidentifikasi peluang-peluang untuk meningkatkan kehematan, efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kegiatan Unhalu,” terang Usman, di hadapan ratusan peserta sosialisasi.

Tanggung jawab (akuntabilitas) ketua SPI Unhalu kepada Rektor adalah memberi penilaian mengenai kecukupan dan efektivitas proses menajemen Unhalu dalam mengendalikan kegiatannya dan pengelolaan risiko, melaporkan kemungkinan melakukan peningkatan, termasuk memberikan informasi tentang perkembangan dan hasilpelaksanaan audit tahunan dan kecukupan sumberdaya audit.

Terkait pengenalan auditor lebih jauh, secara gamblang dikemukakan Prof Dr Hiro Tugiman. Menurutnya, auditor internal jangan memikirkan/mengaudit bdiang risiko organisasi kalau internal control organisasi belum memadai sedangkan internal control yang memadai dinyatakan dalam opini auditor eksternal dengan pendapat wajar tanpa pengecualiaan.

“Tujuan pengendalian intern adalah efektivitas dan efisiensi kegiatan, informasi yang handal dan dapat dipercaya serta patuh terhadap hukum dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Auditor internal memiliki wawasan managerial yang luas, kemampuan teknis audit, dapat berkomunikasi dengan baik, inovasi dan diterima umum sehingga bila tuntutan tadi dimiliki hasilnya bermanfaat,” beber Guru Besar Institut Manajemen Telkom itu. (emi)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s