Lolos Agregat 4-3

Manchester,KP

Satu tiket final Piala Carling (Piala Liga Inggris) musim ini jadi milik Manchester United. Kepastian itu diperoleh usai United mengalahkan klub Championship (Divisi 1 Liga Inggris) Derby County 4-2 (3-0) di second leg semifinal di Old Trafford kemarin dini hari WIB (21/1). The Red Devils – julukan United – lolos dengan agregat 4-3.

Di babak puncak di Stadion Wembley, London, 1 Maret nanti, United akan menunggu pemenang antara Tottenham Hotspur atau Burnley. Tottenham yang notabene juara bertahan Piala Carling lebih difavoritkan karena sudah unggul 4-1 di pertemuan pertama semifinal.

Dengan lolos ke final Piala Carling, United membuka peluang meraih quadruple (empat gelar) musim ini, minus trofi Piala Dunia Antarklub 2008 di Jepang. Selain Piala Carling, United masih memuncaki klasemen sementara Premier League, lolos ke putaran keempat Piala FA, dan masuk ke babak 16 besar Liga Champions.

Tak hanya itu, lolos ke final bagi United adalah prestasi kali ketujuh sejak ajang itu dihelat pada 1961. Sayang, catatan United kurang menggembirakan karena hanya dua kali tampil sebagai juara (1992 dan 2006). Tim tersukses adalah Liverpool yang tujuh kali menaiki podium tertinggi.

Pamor Piala Carling yang kalah dibandingkan Premier League dan Piala FA memang alasan utama tim besar macam United tidak tampil maksimal di ajang ini. Hal itu terbukti dengan susunan pemain yang diturunkan United, yakni kombinasi pemain utama dan cadangan, sebagaimana saat menjamu Derby kemarin.

Padahal, United memulai laga dengan posisi tertinggal karena kalah 0-1 di first leg semifinal di kandang Derby pada 7 Januari lalu. Meski begitu, tuan rumah langsung menggebrak dan leading tiga gol di 45 menit pertama. Diawali tendangan keras Nani pada menit ke-16, John O’Shea mencetak gol kedua United enam menit kemudian disusul Carlos Tevez menit ke-34.
Skor 3-0 sepertinya bakal menjadi skor akhir karena tempo pertandingan berjalan sedikit monoton di awal babak kedua. Tensi kembali naik kala Derby memperkecil kedudukan via penalti Giles Barnes di menit ke-80. Tapi, United membalasnya dengan penalti Cristiano Ronaldo pada menit ke-89 sekaligus gol perdana pemain terbaik dunia FIFA 2008 itu sejak 15 November 2008. Di masa injury time, Barnes mencetak gol keduanya meski tak terlalu signifikan.

“Seharusnya kami tidak membiarkan lawan bisa mencetak dua gol ke gawang kami. Tapi, lolos ke final memang pencapaian yang selalu sulit dan kami tetap gembira dengan yang telah diraih,” kata Sir Alex Ferguson, pelatih United, kepada Soccernet.

Terpisah, pelatih Derby Nigel Clough mengakui jika kualitas dan mental bertanding pemain United bukan tandingan anak asuhnya. “Saya tahu jika keunggulan 1-0 di pertemuan pertama tidak akan cukup. Apalagi kami sudah tertinggal tiga gol hanya di babak pertama,” tuturnya kepada BBC.

Ditambahkan Clough yang tak lain adalah anak mantan pelatih kondang Inggris (alm) Brian Clough itu, jadwal semifinal juga disebutnya sebagai salah satu factor Derby gagal membuat kejuatan atas United. “Jika kami mendapat kesempatan tampil home di second leg, mungkin hasilnya lebih baik. Sebab, hanya bermain di depan publik sendiri satu-satunya nilai plus kami melawan tim sekelas Manchester United,” terang pelatih yang baru menangani The Rams – julukan Derby – per 8 Januari 2009 itu. (dns)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s