Rekor Terhenti

Barcelona,KP

Laga derby memang selalu tidak mudah. Meski saat ini kondisi tim berbeda jauh, FC Barcelona  yang berkibar di puncak klasemen Liga Primera ternyata tidak mampu berbuat banyak saat menghadapi tim sekota, Espanyol, yang tengah terpuruk di zona degdradasi ( posisi ke-18).

Dini hari kemarin kedua tim bermain imbang tanpa gol saat bertarung di leg pertama babak kuarter final Copa del Rey.  Tapi dengan hasil ini, Barcelona lebih diuntungkan karena leg kedua akan dilangsungkan di kandang sendiri., Nou Camp, pekan depan.

Tapi, hasil seri laga derby di  Olimpic Lluis Companys dini hari kemarin memberi “dampak negatif” untuk Barca. Sebab, kegagalan meriah kemenangan itu menyudahi rekor laga away selalu menang yang dipegang Carle s Puyol dkk dalam 13 pertandingan beruntun.

Setelah kalah 0-1 dari tuan rumah Numancia laga pembuka Liga Primera musim ini, Barca selalu memetik kemenangan di kandang lawan. Yaitu mengalahkan tun rumah Sporting de Gijon (1-6), Espanyol (1-2), Shakhtar (1-2), Athletic Bilbao (0-1), FC Basel (0-5), Benidorm (0-1), Malaga (1-4), Recreativo (0-2), Sporting Lisbon (2-5), Sevilla (0-3), Villarreal (1-2), Atletico Madrid (1-3) dan Osasuna (2-3)

Rekor tandang terbaik sebelumnya diukir Barca pada musim 1927/28. Saat itu skuad Balugrana  (sebutan Barcelona)  menang delapan kali berturut-turut di kandang lawan.
Tak hanya rekor laga tandang yang patah di Olimpic Lluis Companys. Hasil 0-0 melawan Espanyol juga menyudahi capaian Barca yang selalu bisa menjebol gawang lawan selama 28 laga terakhirnya. Usai kalah dari Numancia, Barca selalu bisa mencetak gol ke gawang lawan di semua kompetisi.

Menghadapi Espanyol, pelatih Josep Guardiola tidak memainkan trisula mautnya. Tidak ada nama Thierry Henry dan Samuel Eto’o dalam line up. Sedangkan Lionel Messi baru dimainkan di menit ke-68 menggantikan Eidur Gudjohnsen. Dalam latihan terakhir, Eto’o diberitakan bertikai dengan Guardiola.

Keberhasilan menahan imbang kandidat terkuat juara musim ini tersebut menjadi awal bagus bagi pelatih Espanyol, Mauricio Pochettino, yang baru dipercaya menggantikan Jose Manuel Esnal Selasa lalu.

“Ini bukan hasil buruk.  Ini partai away, tapi kami harus waspada di leg kedua nanti,” kaya Josep Guardiola, pelatih FC Barcelona seperti dilansir Marca.  “Mereka punya pelataih baru dan itu membuat Espanyol punya spirit baru. Hasil laga pertama ini menjadi petingatan bagia kami.  Jujur saja, saya sebetulnya lebih suka Mane ( sapaan Jose Manuel Esnal ) masih  menangani Espanyol saat kami menghadapi mereka. Sebab, saya sudah mempelajari strateginya yang diterapkan untuk tim ( Espanyol). Sedangkan Mauricio Pochettino, saya tidak tahu apa-apa tentang dia,” beber Guardiola.

Sementara  itu, Pochettino mengaku bangga dengan kesan pertama yang dipersembahkan tim barunya. “Inilah tim Espanyol yang kita semua inginkan. Saya sangat bangga melihat spirit yang mereka tunjukkan. Apa yang bisa saya bilang adalah, saat ini saya bertemu dengan sekelompok pemain yang ingin maju dengan mengenakan kostum Espanyol,” cetus pelatih asal Argentina itu. (ali)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s