STIKES MW Dikunjungi Assesor BAN PT

Kendari, KP
Upaya STIKES Mandala Waluya (MW) untuk meningkatkan kualitas, nampaknya tidak main-main. Selain gencar menyelenggarakan kegiatan peningkatan kompetensi dosen, sekolah tinggi berbasis kesehatan itu kini mulai mengarah untuk memperolehan akreditasi. Khususnya, untuk program S1 Keperawatan.Hal itu, ditandai dengan kedatangan dua Tim Assesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) di kampus STIKES MW mulai tanggal 19 hingga 20 April kemarin. Tim yang terdiri dari Prof Dr dr Tjipto Suwandi MOH Sp OK dan Dr Tris Eryando MA itu, melakukan pemantauan dan pemeriksaan seluruh aspek pembelajaran yang ada di kampus STIKES MW.
Termasuk, manajemen, kurikulum, jumlah dosen, kualifikasi dosen, kelengkapan fasilitas, sarana dan prasarana pembelajaran. Begitu juga dengan kegiatan-kegiatan akademik kemahasiswaan, kerjasama yang dilakukan kampus dengan lembaga luar serta sejauh mana interaksi antara dosen dan mahasiswa di luar jam belajar mengajar di kelas.
“Kunjungan kali ini, merupakan visitasi yakni penilaian tahap ketiga untuk akreditasi. Sebelumnya, pihak kampus telah memasukkan fomulir yang diberikan oleh BAN PT dan diisi oleh pihak kampus. Setelah itu, formulir yang telah diisi diserahkan kembali kepada BAN PT di Jakarta, dan disanalah dilakukan evaluasi untuk melihat sejauh mana kesiapan lembaga untuk diakreditasi,” terang Tjipto.
Ia juga mengatakan, untuk memastikan apakah data yang dimasukkan dalam formulir sesuai dengan fakta atau tidak, tim assesor diberikan tugas untuk melakukan kunjungan yang dinamakan visitasi. Hasilnya, kemudian diserahkan ke BAN PT untuk dinilai kelayakan lembaga PT memperoleh akreditasi. Mengenai hasil penilaian, tim assesor tidak mengetahui secara pasti. Sebab, hasil visitasi yang dinilai diserahkan seluruhnya ke BAN PT. Badan inilah yang berhak untuk memberikan nilai yang pantas kepada sebuah lembaga akan mendapatkan akreditasi.
Secara terpisah, Ketua STIKES MW, Drs H LD Hamiru M Sc didampingi Pembantu Ketua Bidang Akademik, Tasman S KM dan Saipuddin SKM M Kes mengatakan, untuk mengajukan usulan akreditasi, memang tidak dilaksanakan diawal pembukaan Prodi. Menurut ketentuan, harus melakukan perpanjangan izin lebih dulu untuk bisa diusulkan.
“Untuk usulan akreditasi, kami telah melakukan berbagai persiapan antara lain melengkapi sarana dan prasaran pembelajaran, mendirikan laboratorium, perpustakaan, peningkatan kualitas dosen dan pengadaan laboratorium bahasa,” ujar Hamiru. Ia menambahkan, untuk sistem pembalajaranpun saat ini juga telah menggunakan sistem yang terpadu untuk melengkapi keterampilan dan keilmuan mahasiswa. “Untuk akreditasi, kami berharap minimal bisa memperoleh nilai B,” ungkapnya. (cr5/yen)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s