Antibodi Serang Pembungkus Saraf

PANDANGAN mendadak kabur, tapi beberapa hari kemudian membaik sendiri. Begitu juga ketika kaki tiba-tiba terasa lumpuh, lantas kondisinya membaik dalam beberapa hari. Jangan lega, justru perlu curiga. “Segera periksa ke dokter. Ada kemungkinan terserang multiple sclerosis (MS),” kata dr Yudha Haryono SpS.Penyakit tersebut berkembang terus. Namun, ada periode bebas gejala (remisi) yang diselingi serangan penyakit (eksaserbasi). Spesialis saraf dari RSUD dr Soetomo itu mengatakan, yang diserang bukan saraf tepi, melainkan myelin oligodendrosit di bagian otak dan sumsum tulang belakang. “Bila yang diserang saraf tepi, nama penyakitnya GBS (guillan barre syndrome, Red),” paparnya.

Indikasi lain untuk MS, serangan saraf tak hanya terdapat di satu tempat. Misalnya, mengenai saraf mata dan mengakibatkan kaki lumpuh. Kondisi lain, serangan itu mengakibatkan kaku pada wajah dan mirip serangan stroke. Kebanyakan penderitanya wanita dengan kategori usia 10-50 tahun.
Penyebab serangan itu, menurut Yudha, belum diketahui secara pasti. Tetapi, diduga ada virus yang memicu reaksi otoimun. Lantas, tubuh akan menghasilkan antibodi untuk melawan myelin (pembungkus saraf). Antibodi tersebut mengakibatkan peradangan dan kerusakan pada selubung saraf. “Bisa virus pilek atau sakit perut,” tambahnya.

Pengobatannya ada beberapa macam. Bisa lewat pemberian infus dan plasma exchange. Yudha mengatakan, prosedur pelaksanaan plasma exchange sama dengan cuci darah. Hanya, plasma darahnya yang dicuci. Pengobatan selanjutnya, suntikkan imunosupresan yang bisa mengurangi frekuensi kekambuhan. “Pengobatan yang paling menjanjikan adalah stem cell,” tegasnya.
Penderita dapat mempertahankan gaya hidup yang aktif meskipun mudah lelah. Misalnya, menjalani latihan rutin dengan bersepeda statis, berjalan, berenang, atau meregangkan otot. Latihan tersebut bisa mengurangi kekakuan otot dan membantu menjaga kesehatan jantung, otot, dan psikis. Terapi fisik membantu mempertahankan keseimbangan, kemampuan berjalan, dan daya jangkau otot. Juga, mengurangi kekakuan dan kelemahan otot.
Yudha menegaskan, penderita MS disarankan tidak minum obat sembarangan. Dikhawatirkan, kebiasaan itu mengganggu fungsi organ vital lain. Pasien juga dijaga agar daya tahan tubuhnya tidak menurun. “Kalau sakit, sebaiknya konsultasi dokter. Dokter menentukan jenis obat yang boleh dikonsumsi,” terangnya. (ai/c11/nda)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s