Haikal Bebas

Baubau, KP
Terdakwa kasus korupsi APBD Bombana, Muhammad Haikal Atikurahman divonis bebas. Majlis hakim yang diketuai Nathan Lambe SH dengan tegas mengatakan: Haikal tak terbukti melakukan tindak pidana korupsi. Tuntutan jaksa benar-benar diangap kabur dan, karenanya Hamik meminta Haikal dibebaskan dari segala tuduhan yang dialamatkan selama ini.

Dakwaan jaksa penuntut (JPU) terhadap Haikal yang dianggap melanggar pasal 3 Undang-undang no 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang No 20 tahun 2001 tidak sepenuhnya benar. ”Dalam dakwaan primernya JPU tidak memenuhi unsur pidana, sehingga terdakwa dibebaskan dari segala tuntutan hukum dan memulihkan nama baiknya serta dibebaskan dari statusnya sebagai tahanan kota,” kata Nathan Lambe saat membacakan putusannya.

Nathan menegaskan, putusan ini sudah dilakukan melalui pertimbangan majelis hakim. Nathan Cs menilai, Haikal hanya tersangkut pinjam meminjam. ”Saya kira semua sudah dengar tadi di persidangan bahwa tidak memenuhi unsur pidana karena didalamnya menyangkut proses pinjam meminjam dan sudah di kembalikan oleh terdakwa,” katanya.

Hal senada diungkapkan Muh Alias Ismail SH salah seorang kuasa hukum terdakwa. Katanya apa yang diputuskan oleh majlis hakim sudah memenuhi rasa keadilan, sehingga putusan bebas ini sudah sesuai dengan pembelaan dan fakta-fakta persidangan. Ismail menambahkan selama ini opini yang terbentuk cenderung tidak memihak terhadap Haikal, telah dibuktikan di pengadilan. “Hakim telah memutuskan secara benar dan adil. Kami hormati keputusan ini karena telah memenuhi rasa keadilan,” ungkapnya.

Menanggapi putusan ini Jaksa Penuntut Umum, Ari Yahya SH menyatakan pikir pikir, apalagi majelis hakim memberi waktu sela selama tujuh hari. Sidang yang berjalan kemarin terlihat berjalan tertib dan mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Baubau.(k1/ong)

One thought on “Haikal Bebas

  1. Hebat ! Haikal bisa bebas dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum. Memang jauh sebelum putusan itu dibacakan Majelis Hakim PN Kendari, sudah diduga Terdakwa Haikal akan bebas, karena ia didakwa melanggar pasal 3 uu no.31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan uu no 20 tahun 2001 tentang pemberantasan TPK,yaitu mengenai penyalahgunaan wewenang karena jabatan atau kedudukan yg ada padanya,padahal Terdakwa Haikal ketika melakukan TPK bukan Penyelenggara Negara, melainkan Swasta yang meminjam Uang APBD Rp.7.6 miliar atas Nota Persetujuan Bapaknya selaku Bupati Bombana.- Seharusnya Terdakwa dijerat pasal 2 ayat 1 UU No.31 Thn 1999 Jo UU No.20 Thn 2001 ttg pemberantasan TPK Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Ironisnya Bupati Bombana H. ATIKURAHMAN tidak pernah diperiksa dalam Kasus tersebut. Jadi,diduga sengaja Terdakwa disetting untuk bebas oleh JPU dan Majelis Hakim melalui Makelar Kasus(MARKUS).- Jadi,sebaiknya Masyarakat Bombana pencari keadilan segera melaporkan kasus bebasnya Terdakwa Haikal kepada Satgas Pemberantasan Mafia Hukum(DPP GAKI & DPN LOPHA );-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s