Korupsi Alkes “Naik” ke Penyidikan

Tapi Jaksa Belum Tetapkan Tersangka
Raha, KP
Penyelidikan dugaan korupsi pengadaaan alat kesehatan dan mobil ambulans di RSUD Muna tahun anggaran 2011 kian terang benderang. Kejaksaan Negeri (Kejari) Raha pun sudah menaikan status pemeriksaan kasus penyimpangan proyek Alkes tersebut, dari penyelidikan menjadi penyidikan. Meski begitu, ternyata jaksa belum mau menyebut nama para tersangka, sebagai konsekwensi atas perubahan status perkara itu.
“Dari hasil gelar perkara terakhir, kami menemukan indikasi adanya tindak pidana korupsi terhadap perkara pengadaan Alkes dan mobil ambulans di RSUD Muna tahun anggaran 2011,” tegas Kajari Raha, Chandra YW, SH kepada sejumlah jurnalis, kemarin. Untuk meningkatkan status penyelidikan ke penyidikan, jaksa sudah mengantongi dua alat bukti. Namun Kejari belum mau terburu-buru menetapkan tersangka pada kasus
tersebut. “Untuk penetapan tersangkanya, kesempatan kedepan akan kita siapkan,” argumennya. Kejaksaan masih melakukan analisa mendalam untuk menjerat pihak paling bertanggungjawab dalam penyimpangan proyek itu.
Dua alat bukti yang dimaksud Chandra YW berdasarkan keterangan saksi-saksi dan sejumlah dokumen serta surat yang telah dikuasai jaksa. Kasiinel Kejari Raha, LM Musril, SH mengaku setidaknya sudah ada 10 saksi yang diperiksa, mulai dari mantan direktur, direktur RSUD, KPA, PPTK, panitia lelang dan panitia penerima barang. Dari  rangkaian pemeriksaan itu termasuk temuan bukti-bukti tertulis, terdapat indikasi korupsi pada pengadaan Alkes dan mobil ambulans yang total anggaran proyeknya mencapai Rp 13 miliar. (awn)

One thought on “Korupsi Alkes “Naik” ke Penyidikan

  1. sejauh ini kasus korupsi yang melibatkan pejabat daaerah di muna blm serius di usut oleh kejaksaan, , , , kasus alkas hanyalah kasus yang dapat di jadikan ATM bagi pemmangku kepentingan,,,,,,,gelar perkara yg sdh di lakukan kejaksaan tdk menghasilkan yg di sanka menjadi terdakwa………….sungguh ini menjadi kabar buruk bahkan rapor merah bagi institusi kejaksaan yg hanya mampu memberitakan pada media,,,,,selanjutnya kasus ini menjadi basih dalam almari es, , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s